Menu

Dark Mode
Yakoh Shinobi Ops Diumumkan! Game Ninja Co-op 4 Pemain dari Shueisha Games & Acquire Siap Meluncur 2027 Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah Leon Balik Lagi? Trailer Baru Resident Evil Requiem Isyaratkan Kembalinya Raccoon City Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

News

Jet Tempur China Terbang Dekat Pesawat Pengintai Jepang di Perairan Internasional, Timbulkan Ketegangan

badge-check


					Jet Tempur China Terbang Dekat Pesawat Pengintai Jepang di Perairan Internasional, Timbulkan Ketegangan Perbesar

Sebuah jet tempur China terbang sangat dekat dengan pesawat Angkatan Udara Bela Diri Jepang (ASDF) di perairan internasional Laut China Timur, demikian menurut sumber pemerintah Jepang pada Kamis. Insiden ini berpotensi memperburuk hubungan antara kedua negara.

Pertemuan dekat antara jet tempur pembom JH-7 milik China dan pesawat intelijen elektronik ASDF YS-11EB terjadi pada hari Rabu, mengikuti insiden serupa di perairan internasional di Pasifik pada bulan lalu, yang membuat Tokyo menyampaikan protes ke Beijing dan menuntut adanya langkah pencegahan.

Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Jepang kini sedang menganalisis situasi tersebut, menurut sumber tersebut.

Pada tanggal 7 dan 8 Juni, sebuah jet tempur J-15 milik China yang lepas dari kapal induk Shandong terbang sedekat sekitar 45 meter dengan pesawat pengintai P-3C Angkatan Laut Jepang, menurut Kementerian Pertahanan Jepang.

Kementerian tersebut juga mengatakan bahwa sebuah jet J-15 melintasi jalur penerbangan P-3C pada jarak sekitar 900 meter.

Pemerintah Jepang telah menyampaikan “keprihatinan serius” kepada China dan menuntut agar China mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China menuduh Jepang melakukan “pendekatan dan spionase terhadap aktivitas militer normal China,” dan meminta Tokyo menghentikan tindakan “berbahaya” tersebut.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah

14 February 2026 - 16:10 WIB

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal

14 February 2026 - 14:10 WIB

Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

14 February 2026 - 14:04 WIB

Biaya Berobat di Jepang Bakal Naik Lagi Mulai Juni, Pasien Siap-siap Keluar Uang Lebih

14 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News