Menu

Dark Mode
Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

News

Jumlah Pendaftar Uji Sertifikasi Montir di Jepang Turun ke Rekor Terendah, Picu Kekhawatiran Kekurangan Tenaga

badge-check


					Jumlah Pendaftar Uji Sertifikasi Montir di Jepang Turun ke Rekor Terendah, Picu Kekhawatiran Kekurangan Tenaga Perbesar

Jumlah pendaftar uji sertifikasi montir mobil di Jepang anjlok ke angka terendah, yakni 35.504 orang pada tahun fiskal 2024, turun 51 persen dibandingkan puncaknya pada tahun fiskal 2004. Data ini diumumkan Asosiasi Promosi Layanan Otomotif Jepang (Japan Automobile Service Promotion Association) pada Minggu, memicu kekhawatiran akan kekurangan tenaga montir yang bisa berdampak pada keselamatan kendaraan.

Asosiasi yang mengelola ujian negara tersebut menyebut hampir separuh bisnis otomotif di Jepang sudah mengalami kekurangan montir. Kondisi ini bahkan memaksa sebagian bengkel membatasi jumlah kendaraan yang bisa mereka layani untuk pemeriksaan maupun perbaikan.

Para pelaku industri menilai kondisi kerja menjadi alasan utama sulitnya menarik tenaga baru. Seorang dealer menyebut pekerjaan ini kotor, berat secara fisik, dan gajinya rendah. Rata-rata gaji tahunan montir dilaporkan hanya sekitar 4,26 juta yen (sekitar Rp 460 juta).

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang memperingatkan bahwa turunnya jumlah pendaftar bisa menggerus pasokan tenaga terampil yang sangat penting bagi keselamatan. Jika hal ini berlanjut, dikhawatirkan akan terjadi penundaan layanan hingga potensi adanya kerusakan yang terlewat terdeteksi, sehingga membahayakan masyarakat.

Sebagai solusi, pemerintah dan industri sedang mempertimbangkan beberapa langkah, mulai dari merekrut pekerja asal Asia Tenggara hingga memperluas penggunaan otomatisasi. Beberapa perusahaan juga beralih ke sistem digital untuk administrasi dan diagnostik agar bisa tetap beroperasi meski jumlah montir semakin berkurang, sambil menjaga standar keselamatan.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News