Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Jumlah Pendaftar Uji Sertifikasi Montir di Jepang Turun ke Rekor Terendah, Picu Kekhawatiran Kekurangan Tenaga

badge-check


					Jumlah Pendaftar Uji Sertifikasi Montir di Jepang Turun ke Rekor Terendah, Picu Kekhawatiran Kekurangan Tenaga Perbesar

Jumlah pendaftar uji sertifikasi montir mobil di Jepang anjlok ke angka terendah, yakni 35.504 orang pada tahun fiskal 2024, turun 51 persen dibandingkan puncaknya pada tahun fiskal 2004. Data ini diumumkan Asosiasi Promosi Layanan Otomotif Jepang (Japan Automobile Service Promotion Association) pada Minggu, memicu kekhawatiran akan kekurangan tenaga montir yang bisa berdampak pada keselamatan kendaraan.

Asosiasi yang mengelola ujian negara tersebut menyebut hampir separuh bisnis otomotif di Jepang sudah mengalami kekurangan montir. Kondisi ini bahkan memaksa sebagian bengkel membatasi jumlah kendaraan yang bisa mereka layani untuk pemeriksaan maupun perbaikan.

Para pelaku industri menilai kondisi kerja menjadi alasan utama sulitnya menarik tenaga baru. Seorang dealer menyebut pekerjaan ini kotor, berat secara fisik, dan gajinya rendah. Rata-rata gaji tahunan montir dilaporkan hanya sekitar 4,26 juta yen (sekitar Rp 460 juta).

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang memperingatkan bahwa turunnya jumlah pendaftar bisa menggerus pasokan tenaga terampil yang sangat penting bagi keselamatan. Jika hal ini berlanjut, dikhawatirkan akan terjadi penundaan layanan hingga potensi adanya kerusakan yang terlewat terdeteksi, sehingga membahayakan masyarakat.

Sebagai solusi, pemerintah dan industri sedang mempertimbangkan beberapa langkah, mulai dari merekrut pekerja asal Asia Tenggara hingga memperluas penggunaan otomatisasi. Beberapa perusahaan juga beralih ke sistem digital untuk administrasi dan diagnostik agar bisa tetap beroperasi meski jumlah montir semakin berkurang, sambil menjaga standar keselamatan.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News