Menu

Dark Mode
AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam Manga Sins of Kujo Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang Januari 2027 Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari Bandai Namco Umumkan Remaster Super Robot Wars Z II: Hakai-hen Survey : Orang Indonesia Ternyata Termasuk salah Satu Paling Banyak Makan Nasi Saat Berada di Jepang WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

News

Kekhawatiran Meningkat Menjelang Expo Dunia 2025 di Osaka yang Hanya Tinggal Enam Bulan Lagi

badge-check


					Kekhawatiran Meningkat Menjelang Expo Dunia 2025 di Osaka yang Hanya Tinggal Enam Bulan Lagi Perbesar

Dengan hari Minggu menandai enam bulan sebelum pembukaan Expo Dunia 2025 di Osaka, kekhawatiran terus muncul mengenai apakah pembangunan paviliun dan fasilitas lainnya akan selesai tepat waktu. Acara ini dijadwalkan berlangsung dari 13 April hingga 13 Oktober di Yumeshima, sebuah pulau buatan di Teluk Osaka. Targetnya adalah menarik 28,2 juta pengunjung—1,3 kali lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pengunjung di Expo 2005 di Aichi, Jepang tengah. Target ini sangat penting untuk menutupi biaya konstruksi dan operasional acara tersebut.

Namun, banyak paviliun yang mengalami keterlambatan dalam pembangunan, sehingga ada kekhawatiran bahwa beberapa di antaranya tidak akan selesai sebelum hari pembukaan. Selain itu, rencana untuk mengoperasikan taksi terbang, yang dianggap sebagai salah satu daya tarik utama acara, terpaksa dibatalkan setelah keempat operator mengundurkan diri dari rencana membawa penumpang menggunakan pesawat listrik mereka karena tantangan keselamatan, yang semakin menambah kekhawatiran mengenai penjualan tiket.

Menurut penyelenggara, hingga 6 Oktober, lebih dari 7 juta tiket telah terjual, setengah dari target 14 juta tiket yang direncanakan untuk dijual sebelumnya. Pembeli tiket dapat memesan kunjungan mereka hingga enam bulan sebelumnya. Bagi mereka yang ingin berkunjung pada hari pembukaan, reservasi dapat dilakukan mulai hari Minggu, dengan pemesanan terpisah diperlukan untuk akses ke paviliun dan acara tertentu.

Sistem reservasi ini dimaksudkan untuk mencegah kerumunan. Tiket yang tidak memerlukan tanggal tertentu juga dijual, tetapi pemegang tiket tersebut tidak akan dapat memasuki lokasi pada hari-hari tertentu.

“Kami berharap dapat meraih keuntungan yang dapat digunakan untuk expo di masa depan,” kata Masakazu Tokura, ketua Asosiasi Jepang untuk Expo Dunia 2025 dan ketua Federasi Bisnis Jepang, yang merupakan lobi bisnis terbesar di negara itu yang dikenal sebagai Keidanren.

Anggaran untuk konstruksi telah meningkat 1,9 kali lipat dari rencana awal menjadi 235 miliar yen (sekitar $1,6 miliar), sedangkan anggaran untuk operasional lokasi meningkat 1,4 kali lipat menjadi 116 miliar yen.

Selain paviliun yang akan dibangun oleh negara-negara, daerah, dan perusahaan peserta, daya tarik utama termasuk jantung buatan yang terbuat dari sel iPS dan “batu Mars” yang ditemukan di Antartika.

Restoran Kura Sushi di expo akan menyajikan sushi dan hidangan dari negara lain di atas jalur konveyor sepanjang 135 meter.

Atap Grand Ring akan menjadi salah satu struktur kayu terbesar di dunia dengan keliling sekitar 2 kilometer dan tinggi maksimum sekitar 20 meter.

Menurut Asosiasi Jepang untuk Expo Dunia 2025, 47 negara berencana untuk membangun paviliun mereka sendiri, yang disebut Tipe A.

Asosiasi tersebut telah meminta agar pekerjaan konstruksi yang memerlukan penggunaan alat berat dapat diselesaikan pada pertengahan Oktober agar pekerjaan pada fasilitas lainnya tidak terpengaruh, tetapi hingga saat ini, eksterior hanya satu paviliun yang telah selesai.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

3 August 2026 - 17:10 WIB

Manga Sins of Kujo Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang Januari 2027

3 August 2026 - 16:10 WIB

Survey : Orang Indonesia Ternyata Termasuk salah Satu Paling Banyak Makan Nasi Saat Berada di Jepang

3 August 2026 - 10:10 WIB

WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

1 August 2026 - 14:27 WIB

Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027

31 July 2026 - 16:10 WIB

Trending on News