Menu ✖

Dark Mode
JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta Film Spesial 2 Jam Detective Conan Tayang di Indonesia 11 November 2026 Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou Pokémon Bakal Buka Toko Permanen di London Inggris, Paling Lambat 2029 Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman Anime Kaiju No. 8 Berlanjut ke Film Penutup, Tayang pada 2027

News

Korban Kerja Paksa Era Penjajahan Jepang Terima Kompensasi dari Yayasan Pemerintah Korea Selatan

badge-check


					Korban Kerja Paksa Era Penjajahan Jepang Terima Kompensasi dari Yayasan Pemerintah Korea Selatan Perbesar

Seorang penggugat asal Korea Selatan dalam kasus kerja paksa melawan perusahaan Jepang, yang sebelumnya menolak keputusan Korea Selatan untuk memberikan kompensasi melalui yayasan yang didukung pemerintah, akhirnya menerima pembayaran dari yayasan tersebut pada hari Rabu.

Yang Geum Deok, 94 tahun, yang pernah bekerja di pabrik Mitsubishi Heavy Industries Ltd di Jepang selama Perang Dunia II, adalah salah satu penggugat yang memenangkan gugatan pada tahun 2018 terkait penggunaan kerja paksa oleh perusahaan tersebut.

Yang sebelumnya menjadi tokoh utama yang menentang solusi yang diusulkan oleh pemerintah Presiden Yoon Suk Yeol terkait masalah kompensasi ini. Hubungan Korea Selatan dan Jepang memburuk setelah putusan Mahkamah Agung Korea Selatan tahun 2018 yang memerintahkan Mitsubishi Heavy dan perusahaan lain untuk membayar ganti rugi atas kerja paksa selama masa penjajahan Jepang dari 1910 hingga 1945.

Namun, sebuah kelompok sipil Korea Selatan yang mendukung para penggugat kasus kerja paksa menyatakan belum jelas mengapa Yang, yang kini menderita demensia dan sedang dirawat di rumah sakit, serta anggota keluarganya mengubah pendirian mereka. Meski demikian, kelompok ini mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima kompensasi dari yayasan tersebut.

Pemerintah Jepang telah menyatakan bahwa semua masalah terkait penjajahannya di Semenanjung Korea telah diselesaikan secara “total dan final” melalui perjanjian bilateral tahun 1965.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengumumkan pada hari Rabu bahwa Yang menjadi orang ke-12 dari 15 penggugat yang memenangkan kasus kerja paksa tahun 2018 yang menerima kompensasi dari yayasan tersebut.

Hubungan bilateral antara Korea Selatan dan Jepang mulai membaik sejak pemerintah Yoon mengumumkan solusi untuk masalah kerja paksa pada Maret 2023.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

27 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kekurangan Guru Bahasa Jepang untuk Pekerja Asing, Jelang Penerapan Sistem Baru 2027

26 October 2026 - 07:25 WIB

Populasi Hokkaido Turun di Bawah 5 Juta Jiwa, Penurunan Terbesar di Jepang

23 October 2026 - 18:10 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Turun 5 Persen, Turis China Terus Berkurang

23 October 2026 - 13:10 WIB

Trending on News