Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

Bahasa Jepang

Kosakata Jepang di Resep Masakan Rumahan: Apa Itu ‘Itameru’ dan ‘Niru’?

badge-check


					Kosakata Jepang di Resep Masakan Rumahan: Apa Itu ‘Itameru’ dan ‘Niru’? Perbesar

Saat belajar memasak masakan Jepang atau membaca resep tradisional, kamu akan sering menemukan kata-kata yang mungkin terdengar asing tapi sangat penting untuk dipahami. Dua kosakata yang paling sering muncul di resep masakan Jepang adalah ‘itameru’ (炒める) dan ‘niru’ (煮る). Meski keduanya berkaitan dengan proses memasak menggunakan panas, cara dan hasil akhirnya berbeda.

Artikel ini akan menjelaskan makna kedua kata tersebut serta contoh penggunaannya dalam masakan sehari-hari.


1. Itameru (炒める) — Menggoreng atau Menumis

Kata itameru berarti memasak bahan makanan dengan cara menumis atau menggoreng sedikit menggunakan minyak atau lemak dalam wajan atau penggorengan. Biasanya proses ini menggunakan panas sedang hingga tinggi.

Ciri-ciri memasak dengan itameru:

Contoh masakan dengan teknik itameru:

  • 野菜炒め (Yasai Itame) — Tumis sayur

  • 肉炒め (Niku Itame) — Tumis daging

Contoh kalimat:

  • 「野菜を油で炒めてからスープに入れます。」
    (Yasai o abura de itamete kara suupu ni iremasu.)
    Tumis sayur dengan minyak dulu lalu masukkan ke sup.


2. Niru (煮る) — Merebus atau Memasak dengan Kuah

Kata niru berarti memasak bahan makanan dengan cara merebusnya dalam cairan seperti air, kaldu, atau saus. Proses ini biasanya dilakukan dengan api kecil hingga sedang agar bahan matang merata dan meresap dengan bumbu.

Ciri-ciri memasak dengan niru:

  • Bahan dimasak dalam kuah.

  • Proses memasak lebih lama dibanding itameru.

  • Cocok untuk bahan yang ingin dibuat empuk dan beraroma kuah, seperti sup, rebusan, dan stew.

Contoh masakan dengan teknik niru:

  • 肉じゃが (Nikujaga) — Rebusan daging dan kentang

  • おでん (Oden) — Rebusan berbagai bahan dalam kaldu

Contoh kalimat:

  • 「じゃがいもをだし汁で煮ます。」
    (Jagaimo o dashijiru de nimasu.)
    Rebus kentang dalam kaldu.


Perbedaan Utama ‘Itameru’ dan ‘Niru’

Aspek Itameru (炒める) Niru (煮る)
Cara Memasak Tumis atau goreng dengan minyak Rebus dalam cairan atau kaldu
Waktu Memasak Cepat Lebih lama
Tujuan Membuat bahan matang & harum Membuat bahan empuk & meresap bumbu
Contoh Masakan Tumis sayur, daging goreng Sup, rebusan, stew

Kosakata Lain yang Sering Muncul di Resep Jepang

  • 焼く (Yaku): Memanggang atau membakar

  • 揚げる (Ageru): Menggoreng (deep fry)

  • 蒸す (Musu): Mengukus

  • 刻む (Kizamu): Memotong kecil-kecil (mengiris, mencincang)


Kalau kamu suka memasak masakan Jepang, mengenal istilah seperti itameru dan niru sangat penting supaya kamu tahu teknik dan cara memasaknya dengan benar. ‘Itameru’ berarti menumis dengan minyak, biasanya untuk bahan yang ingin dimasak cepat dan tetap renyah. Sedangkan ‘niru’ adalah memasak dengan merebus bahan dalam cairan agar bumbu meresap dan teksturnya menjadi lembut.

Mudah-mudahan penjelasan ini membantu kamu lebih lancar memahami resep-resep masakan Jepang rumahan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

4 July 2026 - 09:11 WIB

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan

4 May 2026 - 11:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang