Menu

Dark Mode
My Hero Academia Resmi Tamat Setelah Hampir Satu Dekade, Menutup Kisah Deku dengan Seruan “PLUS ULTRA” Jizō-sama: Penjaga Sunyi Anak-Anak dan Orang yang Melintas di Jalanan Jepang Film Terbaru Crayon Shin-chan Bertema Yōkai Siap Tayang Musim Panas 2026 Cara Membawa Perlengkapan Sholat & Makanan Halal dari Indonesia ke Jepang Cara Mengatakan “Aku Nggak Yakin” dalam Banyak Nuansa Bahasa Jepang Manga Psyren Akhirnya Dapat Adaptasi Anime, Tayang 2026

Bahasa Jepang

Kosakata Jepang di Resep Masakan Rumahan: Apa Itu ‘Itameru’ dan ‘Niru’?

badge-check


					Kosakata Jepang di Resep Masakan Rumahan: Apa Itu ‘Itameru’ dan ‘Niru’? Perbesar

Saat belajar memasak masakan Jepang atau membaca resep tradisional, kamu akan sering menemukan kata-kata yang mungkin terdengar asing tapi sangat penting untuk dipahami. Dua kosakata yang paling sering muncul di resep masakan Jepang adalah ‘itameru’ (炒める) dan ‘niru’ (煮る). Meski keduanya berkaitan dengan proses memasak menggunakan panas, cara dan hasil akhirnya berbeda.

Artikel ini akan menjelaskan makna kedua kata tersebut serta contoh penggunaannya dalam masakan sehari-hari.


1. Itameru (炒める) — Menggoreng atau Menumis

Kata itameru berarti memasak bahan makanan dengan cara menumis atau menggoreng sedikit menggunakan minyak atau lemak dalam wajan atau penggorengan. Biasanya proses ini menggunakan panas sedang hingga tinggi.

Ciri-ciri memasak dengan itameru:

  • Bahan dimasak dengan sedikit minyak.

  • Prosesnya cepat, biasanya untuk membuat bahan lebih matang dan beraroma.

  • Sering dilakukan untuk sayur, daging, atau bahan lain yang ingin tetap renyah atau bertekstur.

Contoh masakan dengan teknik itameru:

  • 野菜炒め (Yasai Itame) — Tumis sayur

  • 肉炒め (Niku Itame) — Tumis daging

Contoh kalimat:

  • 「野菜を油で炒めてからスープに入れます。」
    (Yasai o abura de itamete kara suupu ni iremasu.)
    Tumis sayur dengan minyak dulu lalu masukkan ke sup.


2. Niru (煮る) — Merebus atau Memasak dengan Kuah

Kata niru berarti memasak bahan makanan dengan cara merebusnya dalam cairan seperti air, kaldu, atau saus. Proses ini biasanya dilakukan dengan api kecil hingga sedang agar bahan matang merata dan meresap dengan bumbu.

Ciri-ciri memasak dengan niru:

  • Bahan dimasak dalam kuah.

  • Proses memasak lebih lama dibanding itameru.

  • Cocok untuk bahan yang ingin dibuat empuk dan beraroma kuah, seperti sup, rebusan, dan stew.

Contoh masakan dengan teknik niru:

  • 肉じゃが (Nikujaga) — Rebusan daging dan kentang

  • おでん (Oden) — Rebusan berbagai bahan dalam kaldu

Contoh kalimat:

  • 「じゃがいもをだし汁で煮ます。」
    (Jagaimo o dashijiru de nimasu.)
    Rebus kentang dalam kaldu.


Perbedaan Utama ‘Itameru’ dan ‘Niru’

Aspek Itameru (炒める) Niru (煮る)
Cara Memasak Tumis atau goreng dengan minyak Rebus dalam cairan atau kaldu
Waktu Memasak Cepat Lebih lama
Tujuan Membuat bahan matang & harum Membuat bahan empuk & meresap bumbu
Contoh Masakan Tumis sayur, daging goreng Sup, rebusan, stew

Kosakata Lain yang Sering Muncul di Resep Jepang

  • 焼く (Yaku): Memanggang atau membakar

  • 揚げる (Ageru): Menggoreng (deep fry)

  • 蒸す (Musu): Mengukus

  • 刻む (Kizamu): Memotong kecil-kecil (mengiris, mencincang)


Kalau kamu suka memasak masakan Jepang, mengenal istilah seperti itameru dan niru sangat penting supaya kamu tahu teknik dan cara memasaknya dengan benar. ‘Itameru’ berarti menumis dengan minyak, biasanya untuk bahan yang ingin dimasak cepat dan tetap renyah. Sedangkan ‘niru’ adalah memasak dengan merebus bahan dalam cairan agar bumbu meresap dan teksturnya menjadi lembut.

Mudah-mudahan penjelasan ini membantu kamu lebih lancar memahami resep-resep masakan Jepang rumahan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cara Mengatakan “Aku Nggak Yakin” dalam Banyak Nuansa Bahasa Jepang

15 December 2025 - 16:10 WIB

Frasa-Frasa Jepang untuk Menenangkan Diri Sendiri

12 December 2025 - 15:10 WIB

Makna Tersembunyi di Balik “さすが” dan Cara Memakainya

11 December 2025 - 18:10 WIB

Bahasa Jepang Saat Menyetir & Situasi di Jalan Raya: Frasa yang Wajib Diketahui Pengendara di Jepang

10 December 2025 - 19:30 WIB

Bahasa Jepang Saat Menghadapi Bencana Alam: Gempa & Angin Topan

9 December 2025 - 17:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang