Menu

Dark Mode
Dragon Ball Xenoverse 3 Resmi Diumumkan, Siap Rilis 2027! NeoGeo AES+ Resmi Hadir, Konsol Legendaris SNK Reborn dengan Teknologi Asli Perang Timur Tengah Mulai Berdampak ke Pariwisata Jepang, Turis Eropa Banyak Membatalkan Perjalanan Suzuki Ubah Kotoran Sapi Jadi Bahan Bakar Mobil di India, Sekaligus Bantu Peternak Jepang Siap Gelontorkan Anggaran untuk Program Adaptasi WNA, Fokus pada Aturan Lokal dan Kehidupan Sehari-hari Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka!

TRAVEL

Kuil Chion-in di Kyoto Terapkan Sistem Reservasi dan Tiket ¥3.000 untuk Tradisi Pemukulan Lonceng Tahun Baru

badge-check


					Kuil Chion-in di Kyoto Terapkan Sistem Reservasi dan Tiket ¥3.000 untuk Tradisi Pemukulan Lonceng Tahun Baru Perbesar

Kuil Chion-in, kuil utama sekte Jodo dalam ajaran Buddha di Kyoto, mengumumkan bahwa mereka akan menerapkan sistem reservasi dan biaya masuk sebesar 3.000 yen (sekitar Rp 300.000) untuk menyaksikan tradisi tahunan pemukulan lonceng malam Tahun Baru. Anak-anak sekolah dasar dan di bawahnya tetap dapat masuk secara gratis.

Kebijakan baru ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan pengunjung dan meningkatkan keamanan selama acara berlangsung.

Lonceng besar Chion-in—salah satu dari tiga lonceng kuil terbesar di Jepang—memiliki tinggi sekitar 3,3 meter, diameter 2,8 meter, dan berat mencapai 70 ton. Dalam ritual yang sangat sakral ini, 17 biksu secara bergantian memukul lonceng sebanyak 108 kali, dimulai pada pukul 22.40 tanggal 31 Desember dan berlanjut hingga pergantian tahun.

Tradisi ini telah menjadi daya tarik besar, tidak hanya bagi warga lokal tetapi juga turis mancanegara. Menurut pihak kuil di distrik Higashiyama, antrean pengunjung sering kali mencapai hampir 1 kilometer, bahkan sebelum gerbang dibuka. Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perselisihan antar-pengunjung, dan pihak kuil kesulitan mengatur kerumunan besar tersebut.

Dengan sistem baru, acara akan dibagi menjadi empat sesi, masing-masing berdurasi sekitar 30 menit, dengan kapasitas 500 orang per sesi—total 2.000 orang. Pihak kuil menjelaskan bahwa sistem reservasi ini diharapkan membuat pengalaman pengunjung lebih khusyuk dan bermakna, bukan sekadar menonton sekilas seperti tahun-tahun sebelumnya.

Perwakilan Chion-in mengatakan,

“Pemukulan lonceng malam Tahun Baru adalah upacara keagamaan untuk merenungkan tahun yang telah berlalu dan menyambut tahun baru dengan semangat baru. Dengan sistem reservasi, kami ingin pengunjung dapat merasakan maknanya secara lebih mendalam.”

Hasil dari penjualan tiket akan digunakan untuk melestarikan properti budaya dan menjaga keindahan lingkungan kuil. Reservasi dapat dilakukan mulai 1 Desember pukul 14.00 melalui situs resmi Chion-in, sementara tiket juga akan dijual langsung di Taman Yuzen’en milik kuil mulai 8–30 Desember.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Jepang Luncurkan Kereta Khusus Turis Asing Bisa Nikmati View Gunung Fuji Sepanjang Perjalanan

19 March 2026 - 13:19 WIB

Kesalahan Umum Saat Ganti Jalur Kereta di Jepang

12 March 2026 - 17:30 WIB

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

19 February 2026 - 19:10 WIB

Trending on TRAVEL