Menu

Dark Mode
Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5 Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Hideo Yamamoto, Kreator Homunculus dan Ichi the Killer, Siap Luncurkan Manga Baru Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

News

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen per Malam untuk Atasi Lonjakan Wisatawan

badge-check


					Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen per Malam untuk Atasi Lonjakan Wisatawan Perbesar

Pemerintah Kota Kyoto akan memberlakukan pajak penginapan baru bagi wisatawan hingga 10.000 yen (sekitar Rp 1 juta) per orang per malam mulai 1 Maret, sebagai upaya mengurangi kepadatan turis yang semakin parah.

Kebijakan ini merupakan kenaikan dari pajak sebelumnya sebesar 1.000 yen, dan dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur kota serta mengatasi kemacetan dan keramaian di area wisata.

Pejabat kota menjelaskan bahwa tarif 10.000 yen hanya berlaku untuk penginapan dengan harga 100.000 yen atau lebih per malam, sesuai sistem pajak bertingkat yang diterapkan.

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang telah menyetujui revisi tersebut pada 3 Oktober, dan menyatakan bahwa tarif ini akan menjadi yang tertinggi di Jepang.

Pihak berwenang di Kyoto mengaku sudah kewalahan menghadapi dampak overtourism (pariwisata berlebihan), mulai dari bus kota yang selalu penuh, keramaian di jalan-jalan, hingga penumpukan pengunjung di situs bersejarah.

Pengajuan kenaikan pajak ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Maret lalu, dengan alasan bahwa “wisatawan juga harus ikut menanggung biaya penanganan overtourism.”

Ini merupakan kenaikan pertama sejak pajak penginapan diperkenalkan pada Oktober 2018.

Rincian tarif pajak terbaru per orang per malam adalah sebagai berikut:

  • 200 yen untuk tarif penginapan di bawah 6.000 yen (tetap)

  • 400 yen untuk tarif 6.000–<20.000 yen (naik dari 200 yen)

  • 1.000 yen untuk tarif 20.000–<50.000 yen (naik dari 500 yen)

  • 4.000 yen untuk tarif 50.000–<100.000 yen (naik dari 1.000 yen)

  • 10.000 yen untuk tarif 100.000 yen ke atas (naik dari 1.000 yen)

Sementara itu, siswa yang sedang melakukan kunjungan sekolah serta guru pendamping tetap dibebaskan dari pajak ini.

Setelah kebijakan ini berlaku, pendapatan pajak penginapan kota diproyeksikan nyaris dua kali lipat, dari sekitar 5,91 miliar yen pada tahun fiskal ini menjadi 12,6 miliar yen pada tahun fiskal berikutnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah hotel mewah terus bermunculan di Kyoto. Misalnya, Imperial Hotel Ltd. yang berbasis di Tokyo berencana membuka Imperial Hotel Kyoto di Distrik Higashiyama pada Maret 2026, dengan tarif kamar mulai 164.500 yen per malam. Bangunan hotel ini akan memanfaatkan eksterior Yasaka Hall, bangunan bersejarah di distrik Gion yang dikenal sebagai pusat budaya geisha.

Sc : essentialjapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut

1 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

30 June 2026 - 10:10 WIB

Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir 1-2 Lawan Brasil

30 June 2026 - 07:12 WIB

Trending on News