Menu

Dark Mode
Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah Drama Panggung Spirited Away Gelar Tur Dunia, Perdana Tampil di Amerika Utara Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar dari Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir saat 1-2 Lawan Brasil Belum Lama Tamat, Anime Wistoria: Wand and Sword Langsung Dapat Lampu Hijau untuk Season 3 Anime Kill Blue Resmi Berlanjut ke Season 2 Usai Episode Terakhir Tayang

Teknologi

Lawson Hadirkan Minimarket Futuristik: Belanja Canggih dengan Robot di Tokyo

badge-check


					Lawson Hadirkan Minimarket  Futuristik: Belanja Canggih dengan Robot di Tokyo Perbesar

Toko serba ada di Jepang akan segera berubah menjadi gerai futuristik, dilengkapi dengan robot yang tidak hanya mengisi rak, tetapi juga mengantarkan produk langsung ke pelanggan di gedung perkantoran. Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Lawson Inc., salah satu rantai toko serba ada terbesar di Jepang, dengan rencana meluncurkan gerai canggih ini di Tokyo pada musim semi mendatang. Pembayaran pun akan dilakukan melalui smartphone, menghilangkan kebutuhan akan kasir tradisional.

Lawson bekerja sama dengan perusahaan induknya, Mitsubishi Corp., dan operator seluler KDDI Corp. untuk menciptakan toko serba ada yang sepenuhnya otomatis. Namun, hingga saat ini belum jelas sinergi spesifik apa yang akan terbentuk dari kemitraan ini.

Salah satu tantangan utama yang dapat diatasi oleh teknologi ini adalah kekurangan tenaga kerja yang kronis, yang telah memengaruhi banyak sektor industri di Jepang, terutama toko serba ada yang beroperasi 24 jam sehari. Pergeseran malam hari sangat sulit untuk diisi oleh pekerja. Toko baru ini akan mengadopsi kecerdasan buatan (AI), yang mengurangi keterlibatan manusia. Kamera AI akan menampilkan rekomendasi produk yang dipersonalisasi berdasarkan data pelanggan, sehingga meningkatkan pengalaman berbelanja.

Dua toko “futuristik” awal akan dibuka secara uji coba di distrik Takanawa, Tokyo, tempat KDDI akan memindahkan kantor pusatnya. Gerai ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja hingga 30% dan meningkatkan pendapatan setidaknya 10% pada tahun fiskal 2030.

KDDI, yang selama ini fokus pada bisnis komunikasi, sedang mencari peluang pertumbuhan baru di tengah penurunan populasi Jepang. Dengan mengintegrasikan layanan mereka dengan jaringan Lawson yang luas, yang memiliki 14.600 gerai, KDDI bertujuan untuk mempromosikan layanan berlangganan mereka serta memperluas sistem cashback Ponta, yang sudah bermitra dengan Lawson. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan dan menciptakan nilai tambah dari penggabungan toko serba ada dengan teknologi komunikasi digital.

Pada bulan Agustus, KDDI mengambil langkah berani dengan mengakuisisi 50% saham Lawson senilai sekitar 500 miliar yen (sekitar Rp 53 triliun), menjadikannya akuisisi terbesar dalam sejarah KDDI. Dengan kesepakatan ini, KDDI menjadi satu-satunya operator seluler yang memiliki bagian dalam rantai toko serba ada. Mitsubishi dan KDDI kini masing-masing memegang 50% saham Lawson dalam struktur manajemen baru. Namun, masih ada pertanyaan tentang bagaimana kepemimpinan antara kedua perusahaan ini akan dikelola.

Kemitraan ini muncul dari pembicaraan antara Mitsubishi dan KDDI, tetapi salah satu calon mitra potensial lainnya, Eneos Holdings Inc., yang merupakan distributor minyak terkemuka, menarik diri dari kesepakatan tersebut, meninggalkan KDDI untuk mengambil peran yang lebih besar. Para analis mengungkapkan kekhawatiran tentang seberapa efektif KDDI, yang memiliki pengalaman terbatas dalam bisnis ritel, dalam mengelola bisnis Lawson dan menciptakan sinergi di sektor ritel. Meskipun ada ketidakpastian ini, KDDI berada di bawah tekanan untuk memberikan hasil mengingat besarnya investasi yang telah dilakukan.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Koji Mukai Kembali ke Film Mr. Osomatsu, Kini Jadi “Mantan Osomatsu”

13 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi