Menu

Dark Mode
“Magical Buffs” Resmi Diumumkan, Kisah Support yang Diremehkan Ini Tayang Januari 2027 Rayakan 30 Tahun, G Gundam Rilis Video Pendek Pertarungan Spesial Pekerja Magang Vietnam Tewas, 3 Hilang Saat Memancing di Fukui Jepang Nyasar? Rusa dari Nara Tiba-Tiba Muncul di Tengah Kota Osaka Iran Siap Buka Jalur untuk Jepang di Selat Hormuz PM Jepang Temui Trump di AS, Bahas Keamanan Global hingga Investasi Triliunan Yen

Teknologi

Nissan Luncurkan Leaf Generasi Baru di Jepang: Jarak Tempuh 702 km, Waktu Pengisian 35 Menit

badge-check


					Nissan Luncurkan Leaf Generasi Baru di Jepang: Jarak Tempuh 702 km, Waktu Pengisian 35 Menit Perbesar

Nissan Motor Co. mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan mobil listrik Leaf generasi terbaru di Jepang minggu depan. Perusahaan berharap model baru dengan jarak tempuh lebih jauh dan waktu pengisian lebih singkat ini dapat membantu membangkitkan kembali bisnis Nissan yang tengah lesu.

Berbeda dari model sebelumnya yang berbentuk hatchback, Leaf generasi ketiga kini hadir sebagai crossover. Mobil ini akan dirilis di pasar Jepang pada 17 Oktober dengan harga mulai dari 5,19 juta yen (sekitar Rp460 juta).

Model terbaru ini mampu menempuh jarak hingga 702 kilometer dalam sekali pengisian penuh, dan baterainya dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam 35 menit menggunakan pengisi daya cepat (quick charger).

Nissan berharap peningkatan jarak tempuh 50% lebih panjang dan waktu pengisian 15 menit lebih cepat dari model sebelumnya akan menarik lebih banyak pelanggan. Menariknya, harga mobil ini justru lebih murah dari model sekelas sebelumnya yang dijual 5,25 juta yen. Versi dengan jarak tempuh lebih pendek rencananya akan dirilis pada Februari mendatang.

Peluncuran ini terjadi di tengah melambatnya permintaan global terhadap mobil listrik (EV), serta berakhirnya insentif pajak pembelian EV di Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Di Jepang sendiri, mobil hibrida dan plug-in hybrid masih lebih populer dibandingkan EV murni, sementara persaingan semakin ketat dengan masuknya produsen asing seperti BYD (Tiongkok) dan Hyundai (Korea Selatan), menyusul kehadiran Tesla (AS) beberapa tahun sebelumnya.

“Kami menyambut kehadiran lebih banyak pemain di pasar ini karena akan meningkatkan minat konsumen,” ujar Keiji Endo, Kepala Spesialis Produk Nissan, dalam konferensi pers.

Peluncuran di Jepang menyusul debut model ini di pasar AS, dan akan diikuti oleh Eropa pada musim semi tahun depan. Nissan tidak berencana menjual model ini di Tiongkok, meskipun negara tersebut merupakan pasar mobil terbesar di dunia.

Perusahaan yang berbasis di Yokohama ini sedang berusaha memperbaiki penjualan yang melemah di pasar utama seperti Jepang dan Tiongkok, serta mencari mitra baru setelah gagal menjalin kerja sama dengan Honda Motor Co.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010, Nissan telah menjual sekitar 700.000 unit Leaf di seluruh dunia, dibandingkan dengan penjualan total 3,3 juta kendaraan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025.

“Kami berharap peningkatan daya tahan baterai dan waktu pengisian yang lebih singkat dapat menarik pelanggan di Jepang… jika tidak, kami hanya akan bermain di dunia sempit 2 persen,” ujar Akira Teranishi, Manajer Pemasaran Utama Nissan, merujuk pada pangsa pasar mobil listrik yang masih sangat kecil di Jepang.

Produksi Leaf generasi baru dilakukan di pabrik Tochigi (Jepang) untuk pasar domestik dan AS, serta di pabrik Sunderland (Inggris) untuk pasar Eropa.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Mahasiswi Jepang Ciptakan Robot “Egois” agar Lansia Lebih Sering Keluar Rumah

6 March 2026 - 10:10 WIB

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

25 February 2026 - 13:10 WIB

Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan

25 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi