Menu

Dark Mode
Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025 Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

Teknologi

Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan

badge-check


					Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan Perbesar

Universitas Kyoto University pada Selasa lalu memperkenalkan sebuah robot biksu yang dilengkapi kecerdasan buatan dan dilatih menggunakan kitab suci Buddha. Robot ini dikembangkan dengan harapan dapat membantu, atau bahkan menggantikan peran biksu manusia dalam beberapa layanan keagamaan tertentu.

Tim peneliti universitas tersebut memamerkan robot yang dijuluki Buddharoid kepada wartawan di Shoren-in Temple, yang terletak di Prefektur Kyoto. Dalam acara tersebut, robot itu mampu merespons pertanyaan dan melakukan gestur khas biksu, seperti menyatukan kedua telapak tangan.

Saat Profesor Seiji Kumagai, anggota tim riset yang juga berprofesi sebagai biksu, meminta nasihat terkait hubungan personal, Buddharoid menjawab, “Hubungan akan membaik jika kamu merenungkan kedekatanmu dengan mereka dan menjaga keseimbangan batin.”

Buddharoid dilengkapi dengan sistem bernama “BuddhaBot-Plus”, sebuah chatbot AI yang dikembangkan dari OpenAI ChatGPT. Robot ini mampu menjawab berbagai pertanyaan, mulai dari persoalan pribadi hingga isu sosial, dengan merujuk pada ajaran dan kitab suci Buddha.

Gerakan Buddharoid yang lambat dan menyerupai biksu, mulai dari membungkuk hingga berdoa, diadaptasi dari robot buatan perusahaan asal Tiongkok. Menurut Kumagai, kehadiran robot ini berpotensi menjadi sebuah “pergeseran paradigma” dalam dunia keagamaan, terutama di tengah semakin berkurangnya jumlah kuil dan biksu di Jepang.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS

30 March 2026 - 10:10 WIB

Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang

25 March 2026 - 16:10 WIB

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Trending on Teknologi