Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

Teknologi

NTT Docomo Hentikan Emoji Ikonik yang Sudah Digunakan Sejak 1999

badge-check


					NTT Docomo Hentikan Emoji Ikonik yang Sudah Digunakan Sejak 1999 Perbesar

NTT Docomo Inc., operator telekomunikasi terbesar di Jepang, mengumumkan pada 21 Mei bahwa mereka akan menghentikan penggunaan set “Docomo Emoji” yang selama ini tersedia di setiap perangkatnya.

Keputusan ini diambil “dengan mempertimbangkan tren penggunaan emoji saat ini,” menurut pihak perusahaan.

Emoji khas Docomo ini tidak akan lagi tersedia di model-model baru yang dirilis mulai akhir Juni 2025, termasuk untuk smartphone Android dan ponsel biasa milik Docomo. Seri Galaxy akan menjadi pengecualian sementara, namun semua model barunya yang dirilis mulai Juli juga akan menghapus emoji Docomo.

Bagi pengguna perangkat lama, emoji ini juga akan hilang melalui pembaruan perangkat lunak yang dijadwalkan akan digulirkan paling cepat Oktober.

Docomo kini mendorong pengguna untuk beralih menggunakan emoji dari Google Inc. dan Samsung Electronics Co.

Emoji Docomo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 melalui layanan internet ponsel “i-mode” milik Docomo. Emoji-emoji ini menjadi populer sebagai pelengkap atau pengganti teks di masa awal komunikasi digital.

Desainnya yang tampak sederhana ini justru memberikan dampak besar pada budaya emoji global. Pada tahun 2016, Museum of Modern Art (MoMA) di New York bahkan mengakuisisi dan memamerkan 176 emoji asli dari Docomo sebagai bagian dari sejarah desain digital.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi