Menu

Dark Mode
Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun Tingkat Kelulusan Ujian Konversi SIM Asing di Jepang Anjlok Setelah Aturan Diperketat Serangan AS-Israel ke Iran Guncang Industri Pelayaran dan Penerbangan Jepang Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden Apartment Hotel Kian Menjamur di Jepang, Incar Turis Asing yang Menginap Lama Trailer Baru BEASTARS Final Season Part 2 Dirilis, Tayang 7 Maret di Netflix

Makanan

Onsen Tamago: Telur Setengah Matang dari Mata Air Panas

badge-check


					Onsen Tamago: Telur Setengah Matang dari Mata Air Panas Perbesar

Di balik keindahan pemandian air panas Jepang atau onsen, ada satu kuliner unik yang lahir dari tradisi: onsen tamago, telur setengah matang yang dimasak perlahan dalam air panas alami. Teksturnya lembut, kuning telurnya setengah cair, dan putih telurnya hampir seperti puding — berbeda dari telur rebus biasa.


Apa Itu Onsen Tamago?

Onsen tamago (温泉たまご) secara harfiah berarti “telur onsen”. Telur ini dimasak dalam air panas alami dari sumber mata air pegunungan dengan suhu sekitar 65–70 derajat Celsius, bukan direbus dalam air mendidih. Teknik ini menghasilkan telur dengan tekstur yang unik: bagian putih tetap lembut dan transparan, sementara kuningnya mengental tapi tidak padat.

Asal-Usul dari Budaya Mandi Jepang

Tradisi membuat onsen tamago muncul dari kebiasaan warga Jepang yang memanfaatkan sumber air panas tidak hanya untuk mandi, tapi juga untuk memasak. Di berbagai daerah seperti Beppu, Kusatsu, atau Hakone, telur dimasukkan ke dalam keranjang dan direndam di onsen selama beberapa menit hingga matang perlahan.

Cara Menikmati Onsen Tamago

Biasanya, onsen tamago disajikan dalam mangkuk kecil dengan sedikit tsuyu (saus berbasis kecap asin dan dashi) dan irisan daun bawang. Rasanya ringan, gurih, dan cocok sebagai menu sarapan atau pendamping nasi.

Beberapa cara populer menikmati onsen tamago:

  • Di atas semangkuk nasi panas (tamago gohan versi mewah)
  • Campur dalam salad Jepang
  • Sebagai topping ramen atau udon

Onsen Tamago vs Telur Rebus Biasa

Perbedaan utama:

  • Metode memasak: Onsen tamago dimasak perlahan di suhu rendah
  • Tekstur: Putihnya lembut seperti custard, kuningnya setengah cair
  • Rasa: Lebih halus dan gurih karena tidak terlalu matang

Bisa Dibuat di Rumah?

Meskipun tidak punya akses ke onsen, kamu bisa membuat versi rumahan dengan teknik sous vide atau menggunakan termos air panas. Cukup rendam telur dalam air panas bersuhu 70°C selama 15–20 menit, lalu dinginkan sejenak sebelum disajikan.


Onsen tamago bukan hanya sekadar telur rebus — ia adalah hasil dari filosofi Jepang dalam menghargai waktu, kesederhanaan, dan alam. Makanan ini mengingatkan kita bahwa hal kecil pun bisa punya rasa dan cerita yang dalam, apalagi jika dimasak dengan sentuhan tradisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Di Balik Tren Matcha Jepang Meledak di Pasar Global, Produk Tiruan dari China Banyak Bermunculan

6 January 2026 - 14:30 WIB

Nikuman dan Anman: Roti Kukus Favorit Saat Dingin Mulai Datang

22 December 2025 - 16:10 WIB

Hitsumabushi Asli Nagoya: Cara Makan Unagi Bertahap yang Unik dan Penuh Filosofi

18 December 2025 - 17:30 WIB

Karasumi: Telur Ikan yang Diasinkan dan Dijemur Jadi Delikates Tradisional Jepang

17 December 2025 - 09:41 WIB

Yatai: Kultur Street Food Kaki Lima Musiman yang Hangat di Jepang

19 November 2025 - 20:00 WIB

Trending on Culture