Menu

Dark Mode
Pentas Panggung Spirited Away Gelar Tur Dunia, Singgah ke Kanada, AS, Inggris, Taiwan, dan Jepang Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing Aturan Visa Baru Jepang Bikin Pengusaha Asing Cemas, Restoran Terancam Tutup dan Dideportasi Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5

News

Pemagang Vietnam Berhasil Ditangkap Karena Membunuh Guru Bahasa Jepang di Prefektur Saga

badge-check


					Pemagang Vietnam Berhasil Ditangkap Karena Membunuh Guru Bahasa Jepang di Prefektur Saga Perbesar

Seorang pemagang teknis asal Vietnam ditangkap pada Minggu karena diduga membunuh seorang wanita dalam aksi perampokan di rumah korban di Kota Imari, Prefektur Saga, Jepang barat daya, menurut keterangan polisi.

Pelaku bernama Dam Duy Khang (24), seorang pekerja pengolahan makanan, dituduh membunuh dan merampok Maiko Mukumoto (40), seorang guru bahasa Jepang, pada Sabtu. Ia telah dilimpahkan ke kejaksaan pada Senin.

Dalam insiden tersebut, ibu Mukumoto yang berusia sekitar 70-an juga mengalami luka di bagian leher.

Polisi menyita pisau berlumuran darah dari asrama tempat tinggal pelaku yang terletak dekat lokasi kejadian. Pelaku menolak menjawab pertanyaan saat ditangkap, menurut polisi.

Pelaku tinggal bersama rekan-rekan sesama pemagang Vietnam lainnya yang bekerja di bawah sistem pelatihan teknis asing.

“Saya terkejut dia ditangkap, karena dia dikenal punya etos kerja tinggi dan tak pernah absen tanpa izin,” kata perwakilan perusahaan pengolahan makanan tempatnya bekerja.

Program magang teknis Jepang sejatinya bertujuan untuk mentransfer keterampilan ke negara-negara berkembang, namun sering dikritik sebagai cara untuk mengimpor tenaga kerja murah.

Masih belum jelas apakah pelaku dan korban saling mengenal. Ibu korban mengatakan kepada penyelidik bahwa ia belum pernah melihat pelaku sebelumnya.

Pelaku masuk ke rumah korban sekitar pukul 16:20 dan mengancam Mukumoto dengan pisau. Ia diduga mencuri uang sebesar 11.000 yen (sekitar Rp1 juta).

Mukumoto tewas setelah lehernya digorok dan mengalami luka tambahan di bagian tubuh lainnya.

Rekaman dari kamera bel pintu memperlihatkan seorang pria bermasker — diduga pelaku — menekan bel dan memaksa masuk ketika ibu korban membuka pintu. Ia langsung menodongkan pisau dan berkata “okane” (uang) dalam bahasa Jepang.

Korban awalnya memberikan uang 10.000 yen, namun pelaku terus mengancam hingga kemungkinan diberikan tambahan 1.000 yen, menurut polisi.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper

2 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing

2 July 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Baru Jepang Bikin Pengusaha Asing Cemas, Restoran Terancam Tutup dan Dideportasi

2 July 2026 - 07:52 WIB

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Trending on News