Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai

badge-check


					Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai Perbesar

Manga artist Norifusa Mita, yang dikenal lewat karya Dragon Zakura, mendirikan sebuah yayasan bernama Dragon Zakura Foundation untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Jepang. Salah satu program utamanya adalah beasiswa tanpa kewajiban pengembalian bagi siswa yang ingin melanjutkan ke University of Tokyo.

Yayasan ini menargetkan siswa SMP hingga SMA di seluruh Jepang, tanpa melihat kemampuan akademik mereka saat ini. Konsep ini terinspirasi langsung dari cerita “Dragon Zakura”, yang mengisahkan siswa dengan nilai rendah yang berjuang masuk universitas paling bergengsi di Jepang tersebut.

Dalam konferensi pers pada 21 April di Tokyo, Mita menyatakan bahwa pihaknya ingin membantu sebanyak mungkin siswa agar tidak menyerah pada impian mereka.

Data dari University of Tokyo menunjukkan bahwa hanya sekitar 38,1% mahasiswa baru berasal dari luar wilayah Kanto. Hal ini mencerminkan adanya ketimpangan akses pendidikan, terutama bagi siswa di daerah.

Yayasan yang didirikan pada 1 April ini bertujuan mengatasi berbagai hambatan seperti keterbatasan finansial, tekanan untuk tetap kuliah di daerah asal, hingga kurangnya role model. Banyak siswa yang sebenarnya mampu, tetapi memilih jalur “aman” dengan masuk universitas lokal.

Direktur perwakilan yayasan, Issei Nishioka, mengatakan bahwa masih banyak anak-anak berbakat di Jepang yang menyerah sebelum mencoba. Ia sendiri terinspirasi dari “Dragon Zakura” dan berhasil masuk Todai setelah dua tahun belajar keras.

Program dukungan yayasan mencakup beasiswa hingga 600.000 yen, sesi diskusi dengan mahasiswa Todai, serta bimbingan belajar rutin baik online maupun offline. Siswa juga akan dibimbing dalam strategi belajar, perencanaan, hingga persiapan ujian akhir.

Dalam tiga tahun pertama, yayasan ini akan mendukung sekitar 10 hingga 20 siswa. Ke depannya, jumlah penerima beasiswa akan diperluas melalui donasi eksternal.

Program ini terbuka untuk siswa dari seluruh Jepang yang menghadapi keterbatasan ekonomi atau wilayah, termasuk lulusan SMA dalam tiga tahun terakhir—tanpa memandang nilai akademik mereka saat ini.

Langkah ini diharapkan bisa membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa berbakat di daerah untuk berani mengejar impian besar mereka.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News