Menu

Dark Mode
Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang Anime The Fable Musim Kedua akan Tayang Januari 2027, Teaser Trailer Dirilis Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027 Anime Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Akan Tayang di Jepang dan Amerika Utara pada April 2027 Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

News

Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai

badge-check


					Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai Perbesar

Manga artist Norifusa Mita, yang dikenal lewat karya Dragon Zakura, mendirikan sebuah yayasan bernama Dragon Zakura Foundation untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Jepang. Salah satu program utamanya adalah beasiswa tanpa kewajiban pengembalian bagi siswa yang ingin melanjutkan ke University of Tokyo.

Yayasan ini menargetkan siswa SMP hingga SMA di seluruh Jepang, tanpa melihat kemampuan akademik mereka saat ini. Konsep ini terinspirasi langsung dari cerita “Dragon Zakura”, yang mengisahkan siswa dengan nilai rendah yang berjuang masuk universitas paling bergengsi di Jepang tersebut.

Dalam konferensi pers pada 21 April di Tokyo, Mita menyatakan bahwa pihaknya ingin membantu sebanyak mungkin siswa agar tidak menyerah pada impian mereka.

Data dari University of Tokyo menunjukkan bahwa hanya sekitar 38,1% mahasiswa baru berasal dari luar wilayah Kanto. Hal ini mencerminkan adanya ketimpangan akses pendidikan, terutama bagi siswa di daerah.

Yayasan yang didirikan pada 1 April ini bertujuan mengatasi berbagai hambatan seperti keterbatasan finansial, tekanan untuk tetap kuliah di daerah asal, hingga kurangnya role model. Banyak siswa yang sebenarnya mampu, tetapi memilih jalur “aman” dengan masuk universitas lokal.

Direktur perwakilan yayasan, Issei Nishioka, mengatakan bahwa masih banyak anak-anak berbakat di Jepang yang menyerah sebelum mencoba. Ia sendiri terinspirasi dari “Dragon Zakura” dan berhasil masuk Todai setelah dua tahun belajar keras.

Program dukungan yayasan mencakup beasiswa hingga 600.000 yen, sesi diskusi dengan mahasiswa Todai, serta bimbingan belajar rutin baik online maupun offline. Siswa juga akan dibimbing dalam strategi belajar, perencanaan, hingga persiapan ujian akhir.

Dalam tiga tahun pertama, yayasan ini akan mendukung sekitar 10 hingga 20 siswa. Ke depannya, jumlah penerima beasiswa akan diperluas melalui donasi eksternal.

Program ini terbuka untuk siswa dari seluruh Jepang yang menghadapi keterbatasan ekonomi atau wilayah, termasuk lulusan SMA dalam tiga tahun terakhir—tanpa memandang nilai akademik mereka saat ini.

Langkah ini diharapkan bisa membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa berbakat di daerah untuk berani mengejar impian besar mereka.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang

16 September 2026 - 13:30 WIB

Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata

16 September 2026 - 10:10 WIB

Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027

15 September 2026 - 17:10 WIB

Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

15 September 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Yamanashi akan Pungut Biaya Evakuasi Helikopter di Gunung Fuji di Luar Musim Pendakian

15 September 2026 - 15:10 WIB

Trending on News