Menu

Dark Mode
Film Mononoke Chapter 3 Rilis Trailer Baru, Kali Ini Lawan Dewa Ular Raksasa Bandara Noto di Prefektur Ishikawa Jepang Bakal Pakai Nama Pokémon Kapal Tanker Jepang Berhasil Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar “Toll” ke Iran Sekolah Elite di Jepang Sampai Kekurangan Murid, Nilai Bagus Saja Kini Tak Lagi Cukup Jepang Kebanjiran Pesanan “Robot Serigala” Pengusir Beruang Setelah Serangan Beruang Makin Parah Live-Action BLUE LOCK Tambah Deretan Pemain Baru, Visual 20 Karakter Resmi Dirilis

News

Pemerintah Jepang Bentuk Markas Strategi Populasi untuk Atasi Krisis Jumlah Penduduk

badge-check


					Pemerintah Jepang Bentuk Markas Strategi Populasi untuk Atasi Krisis Jumlah Penduduk Perbesar

Pemerintah Jepang telah membentuk sebuah organisasi baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk menangani krisis populasi di negara tersebut, dan menggelar pertemuan pertama dengan para menteri terkait.

Badan komando baru bernama “Markas Strategi Populasi” ini akan mengoordinasikan berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan langkah-langkah untuk mengatasi penurunan angka kelahiran, memberikan dukungan bagi pengasuhan anak, serta mendorong revitalisasi daerah.

“Kami akan secara komprehensif menerapkan langkah-langkah untuk menghadapi depopulasi demi menciptakan masyarakat yang memungkinkan setiap orang tinggal di tempat yang mereka pilih,” kata Takaichi, secara khusus menyinggung tantangan yang dihadapi wilayah-wilayah regional di Jepang.

Ia menambahkan bahwa organisasi ini akan mempertimbangkan dukungan bagi pemerintah kota dalam mengatasi penurunan jumlah penduduk, sekaligus berupaya menghidupkan kembali perekonomian daerah.

Langkah-langkah konkret akan dibahas oleh Badan Anak dan Keluarga, Kantor Kabinet, dan kementerian terkait lainnya di bawah koordinasi badan komando tersebut.

Organisasi ini dibentuk setelah Partai Demokratik Liberal yang berkuasa dan mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, menyepakati pembentukan satuan tugas penurunan populasi di dalam pemerintahan pada Oktober lalu.

Dalam pidato kebijakannya setelah menjabat pada 21 Oktober, Takaichi menggambarkan penyusutan populasi sebagai “masalah terbesar Jepang” dan berkomitmen menghadirkan kerangka kerja konkret untuk mempertimbangkan langkah penanganannya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara Noto di Prefektur Ishikawa Jepang Bakal Pakai Nama Pokémon

15 May 2026 - 15:10 WIB

Kapal Tanker Jepang Berhasil Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar “Toll” ke Iran

15 May 2026 - 15:10 WIB

Sekolah Elite di Jepang Sampai Kekurangan Murid, Nilai Bagus Saja Kini Tak Lagi Cukup

15 May 2026 - 15:10 WIB

Jepang Kebanjiran Pesanan “Robot Serigala” Pengusir Beruang Setelah Serangan Beruang Makin Parah

15 May 2026 - 10:10 WIB

Tiga Bank Raksasa Jepang Bakal Dapat Akses AI Canggih “Claude Mythos” dari AS

14 May 2026 - 12:10 WIB

Trending on News