Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Pemerintah Jepang Bentuk Markas Strategi Populasi untuk Atasi Krisis Jumlah Penduduk

badge-check


					Pemerintah Jepang Bentuk Markas Strategi Populasi untuk Atasi Krisis Jumlah Penduduk Perbesar

Pemerintah Jepang telah membentuk sebuah organisasi baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk menangani krisis populasi di negara tersebut, dan menggelar pertemuan pertama dengan para menteri terkait.

Badan komando baru bernama “Markas Strategi Populasi” ini akan mengoordinasikan berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan langkah-langkah untuk mengatasi penurunan angka kelahiran, memberikan dukungan bagi pengasuhan anak, serta mendorong revitalisasi daerah.

“Kami akan secara komprehensif menerapkan langkah-langkah untuk menghadapi depopulasi demi menciptakan masyarakat yang memungkinkan setiap orang tinggal di tempat yang mereka pilih,” kata Takaichi, secara khusus menyinggung tantangan yang dihadapi wilayah-wilayah regional di Jepang.

Ia menambahkan bahwa organisasi ini akan mempertimbangkan dukungan bagi pemerintah kota dalam mengatasi penurunan jumlah penduduk, sekaligus berupaya menghidupkan kembali perekonomian daerah.

Langkah-langkah konkret akan dibahas oleh Badan Anak dan Keluarga, Kantor Kabinet, dan kementerian terkait lainnya di bawah koordinasi badan komando tersebut.

Organisasi ini dibentuk setelah Partai Demokratik Liberal yang berkuasa dan mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, menyepakati pembentukan satuan tugas penurunan populasi di dalam pemerintahan pada Oktober lalu.

Dalam pidato kebijakannya setelah menjabat pada 21 Oktober, Takaichi menggambarkan penyusutan populasi sebagai “masalah terbesar Jepang” dan berkomitmen menghadirkan kerangka kerja konkret untuk mempertimbangkan langkah penanganannya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News