Menu

Dark Mode
ANA Turunkan Fuel Surcharge Penerbangan Jepang–Eropa & Amerika hingga ¥10.000 Crunchyroll Amankan Hak Distribusi Film Baru Makoto Shinkai, Judulnya Masih Dirahasiakan Google Buka Toko Resmi Pertama di Luar AS, Lokasinya di Tokyo Mulai Hari Ini, Jepang Bisa Penjarakan Pelaku Penodaan Bendera Nasional hingga 2 Tahun Sony & TSMC Investasi Rp77 Triliun untuk Produksi Sensor Kamera Generasi Baru di Kumamoto BYD Racco, Kei Car Listrik China yang Dibuat Khusus untuk Pasar Jepang, Tembus Penjualan 1000 Unit dalam 2 Minggu

News

Pemerintah Jepang Lepas Cadangan Beras untuk Pertama Kalinya di Tengah Lonjakan Harga

badge-check


					Pemerintah Jepang Lepas Cadangan Beras untuk Pertama Kalinya di Tengah Lonjakan Harga Perbesar

Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto, pada Jumat mengumumkan bahwa pemerintah akan melepaskan cadangan beras nasional untuk pertama kalinya guna mengatasi kekurangan distribusi di tengah melonjaknya harga beras sejak musim panas tahun lalu.

Beras cadangan akan dijual kepada koperasi, seperti Federasi Nasional Asosiasi Koperasi Pertanian. Namun, penjualan ini bersyarat, yaitu pemerintah memiliki hak untuk membeli kembali cadangan tersebut di masa depan.

“Kami memiliki kewajiban untuk memastikan pasokan makanan yang stabil kepada konsumen,” ujar Taku Eto dalam konferensi persnya.

Pemerintah juga berencana merevisi pedoman stabilisasi harga beras setelah pertemuan dewan Kementerian Pertanian yang dijadwalkan pada 31 Januari. Hingga akhir Juni, cadangan beras nasional mencapai 910.000 ton.

Menurut undang-undang, cadangan beras hanya boleh digunakan jika produksi beras menurun drastis. Sebelumnya, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sangat berhati-hati untuk melepas cadangan tersebut. Namun, kini diputuskan bahwa pelepasan bisa dilakukan selama ada jaminan bahwa cadangan beras tersebut dapat dibeli kembali.

Harga rata-rata beras cokelat (brown rice) hasil panen tahun 2024 yang dijual kepada grosir oleh pemasok mencapai 23.715 yen per 60 kilogram. Ini adalah rekor tertinggi sejak data pembandingan pertama kali tersedia pada tahun 1990.

Langkah ini diharapkan dapat meredakan gejolak harga beras sekaligus memastikan pasokan yang memadai bagi masyarakat Jepang di tengah situasi sulit ini.

Sc : JT 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

ANA Turunkan Fuel Surcharge Penerbangan Jepang–Eropa & Amerika hingga ¥10.000

13 August 2026 - 17:10 WIB

Google Buka Toko Resmi Pertama di Luar AS, Lokasinya di Tokyo

13 August 2026 - 13:34 WIB

Mulai Hari Ini, Jepang Bisa Penjarakan Pelaku Penodaan Bendera Nasional hingga 2 Tahun

13 August 2026 - 10:10 WIB

Sony & TSMC Investasi Rp77 Triliun untuk Produksi Sensor Kamera Generasi Baru di Kumamoto

13 August 2026 - 06:39 WIB

BYD Racco, Kei Car Listrik China yang Dibuat Khusus untuk Pasar Jepang, Tembus Penjualan 1000 Unit dalam 2 Minggu

12 August 2026 - 11:10 WIB

Trending on News