Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

Militer AS Minta Maaf atas Kasus Pelecehan Seksual di Okinawa

badge-check


					Militer AS Minta Maaf atas Kasus Pelecehan Seksual di Okinawa Perbesar

Seorang pejabat senior militer Amerika Serikat menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah Prefektur Okinawa pada Kamis lalu terkait kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang prajurit pada tahun 2024. Insiden ini disebut telah menimbulkan kecemasan di kalangan warga setempat, termasuk korban.

Kolonel Neil Owens, Kepala Staf Divisi Marinir ke-3, menyampaikan permintaan maaf tersebut saat mengunjungi kantor prefektur Okinawa. Permintaan maaf ini disampaikan lebih dari seminggu setelah Lance Cpl. Jamel Clayton dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara pada akhir Juni.

Clayton, 22 tahun, dituduh melukai seorang wanita berusia 20-an dengan mencekiknya saat mencoba memerkosanya. Ia sendiri telah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Sejak Juni tahun lalu, beberapa kasus pelecehan seksual yang melibatkan personel militer AS di prefektur selatan Jepang ini telah terungkap. Menurut pejabat setempat, permintaan maaf dari Owens ini adalah yang pertama secara formal dari pasukan AS kepada pemerintah prefektur menyusul serangkaian insiden tersebut.

Militer AS menyarankan untuk melanjutkan patroli bersama dengan polisi Jepang sebagai salah satu langkah untuk mencegah terulangnya kejahatan seksual. “Ini adalah insiden keji yang mengabaikan hak asasi perempuan,” kata Masahito Tamari, Direktur Jenderal Kantor Gubernur Okinawa. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak bisa tidak mempertanyakan tata kelola internal pasukan AS.

Berdasarkan putusan Pengadilan Distrik Naha, Clayton mencekik wanita tersebut dari belakang di Yomitan pada Mei 2024 dan mencoba melakukan hubungan seksual dengan membuka kancing celananya. Korban menderita cedera mata yang memerlukan perawatan sekitar dua minggu.

Prefektur Okinawa menampung sebagian besar instalasi militer AS di Jepang, dan sentimen anti-basis militer telah mengakar kuat di sana karena kebisingan pesawat, polusi, dan kejahatan yang dilakukan oleh anggota militer Amerika.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News