Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang

badge-check


					Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Perbesar

Sebuah pengadilan tinggi di Tokyo pada Jumat memutuskan bahwa Jepang masih boleh melarang pernikahan sesama jenis. Putusan ini menegaskan kalau aturan pernikahan yang hanya untuk pria dan wanita tidak bertentangan dengan Konstitusi Jepang.

Keputusan ini berbeda dengan lima putusan pengadilan tinggi lainnya di Jepang yang sebelumnya menyebut bahwa tidak adanya pengakuan hukum untuk pasangan sesama jenis itu melanggar hak kesetaraan. Namun, semua pengadilan tetap menolak tuntutan ganti rugi dari para penggugat.

Hakim menyatakan bahwa sistem pernikahan di Jepang saat ini dianggap “penting untuk membesarkan anak,” sehingga masih masuk akal bila pernikahan dipahami sebagai hubungan antara laki-laki dan perempuan. Pengadilan juga mengatakan bahwa kebebasan menikah yang dijamin Konstitusi tidak mencakup pasangan sesama jenis.

Meski begitu, pengadilan mengkritik pemerintah karena tidak ada kemajuan dalam membahas aturan baru soal ini. Hakim memperingatkan bahwa jika terus dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan pelanggaran hak kesetaraan.

Delapan penggugat dalam kasus ini berusia 40–60 tahun menuntut kompensasi masing-masing 1 juta yen karena merasa hak mereka dilanggar. Namun tuntutan tersebut kembali ditolak.

Para penggugat berencana mengajukan banding ke Mahkamah Agung, sehingga keputusan final baru akan ditentukan tahun depan paling cepat.

Saat ini, Jepang masih menjadi satu-satunya negara di antara anggota G7 yang belum mengesahkan pernikahan sesama jenis.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News