Menu

Dark Mode
Anime Witch Hat Atelier Tambah 1 Ending Lagi, Lagu “Hikari” Dibawakan Nakamura Hak Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras Penumpang Shinkansen Tokaido Naik Selama Golden Week, Tembus 4,9 Juta Orang Lexus Luncurkan SUV Listrik 3 Baris Pertama, Siap Rilis di Jepang Musim Dingin Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang Film Reboot Live-Action Resident Evil Rilis Trailer Perdana, Tayang September 2026

News

Pengawasan Ketat Halloween di Tokyo: Larangan Alkohol dan Aturan Ketat untuk Cegah Kepadatan

badge-check


					Å@ÉnÉçÉEÉBÅ[Éììñì˙Çå}ǶÅAìåãûÅEèaíJÇÃÉXÉNÉâÉìÉuÉãåç∑ì_Ç≈ï‡çsé“ÇóUì±Ç∑ÇÈåxé@äØÅÅÇRÇPì˙ñÈ Perbesar

Å@ÉnÉçÉEÉBÅ[Éììñì˙Çå}ǶÅAìåãûÅEèaíJÇÃÉXÉNÉâÉìÉuÉãåç∑ì_Ç≈ï‡çsé“ÇóUì±Ç∑ÇÈåxé@äØÅÅÇRÇPì˙ñÈ

Malam Halloween di Tokyo, khususnya di distrik Shibuya dan Shinjuku, terlihat jauh lebih tenang tahun ini. Polisi dengan peluit dan tongkat LED membimbing pejalan kaki agar terus bergerak, sementara otoritas lokal memperketat pengawasan untuk mencegah kerumunan berlebih.

Perayaan Halloween di Shibuya tahun ini terasa sepi, dengan sedikit orang yang memakai kostum. Petugas polisi berupaya mengarahkan massa menjauhi area tersebut, dan larangan konsumsi alkohol mulai berlaku sepanjang tahun, dari jam 6 sore hingga 5 pagi, di sekitar Stasiun Shibuya JR dan Keio, termasuk di persimpangan ikonik Shibuya. Bahkan, patung Hachiko yang terkenal ditutupi pembatas hingga pagi Jumat untuk menghindari keramaian.

Wali Kota Shibuya, Ken Hasebe, menyampaikan perasaan berat untuk melarang orang berkumpul. “Sulit meminta orang untuk tidak datang, tapi saya membuat keputusan ini demi keselamatan Anda,” ujar Hasebe dalam pernyataan baru-baru ini. Keputusan ini muncul setelah pembatasan COVID-19 dicabut dan insiden mematikan di Itaewon, Korea Selatan, pada 2022.

Sementara itu, area Kabukicho di Shinjuku juga menerapkan larangan minum di jalan mulai pukul 5 sore hingga 5 pagi. Larangan ini efektif untuk mencegah perilaku yang tidak diinginkan, meskipun tidak dikenakan sanksi denda. Menurut Yuzuki Mizuno, 23, yang hadir di Shinjuku, “Pembatasan penting, tapi sedikit mengurangi keseruan Halloween.”

Seorang warga Belanda, Rilana De Haas, 28, mengaku tidak terlalu terganggu dengan larangan minum di jalan. “Tidak ada yang mempermasalahkan. Mungkin itu sebabnya semua orang tenang di sini,” ujarnya.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras

8 May 2026 - 13:10 WIB

Penumpang Shinkansen Tokaido Naik Selama Golden Week, Tembus 4,9 Juta Orang

8 May 2026 - 12:10 WIB

Jepang Mulai Impor Minyak Rusia Lagi Setelah Jalur Hormuz Tertutup

7 May 2026 - 14:10 WIB

Fenomena Hikikomori di Jepang Makin Mengkhawatirkan, Usia Rata-rata Terus Naik

6 May 2026 - 15:10 WIB

4 WNI Pendaki Berhasil Diselamatkan dari Gunung Ainodake, Dua Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

6 May 2026 - 13:10 WIB

Trending on News