Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

News

Populasi Anak di Jepang Turun Lagi, Cetak Rekor Terendah Selama 44 Tahun Berturut-turut

badge-check


					Populasi Anak di Jepang Turun Lagi, Cetak Rekor Terendah Selama 44 Tahun Berturut-turut Perbesar

Populasi anak-anak di Jepang diperkirakan kembali menurun untuk tahun ke-44 berturut-turut ke angka terendah baru, menurut data pemerintah yang dirilis pada hari Minggu, saat negara itu terus berjuang membalikkan tren penurunan angka kelahiran.

Jumlah anak berusia di bawah 15 tahun, termasuk warga negara asing, tercatat sebanyak 13,66 juta per 1 April, turun 350.000 dari tahun sebelumnya, menurut data yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi menjelang libur nasional Hari Anak pada Senin.

Rasio anak-anak terhadap total populasi juga turun 0,2 poin persentase menjadi 11,1 persen, angka terendah sejak data sebanding mulai tersedia pada tahun 1950.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, meskipun tanggal surveinya berbeda, Jepang memiliki rasio anak terhadap populasi terendah kedua di antara 37 negara dengan populasi minimal 40 juta, hanya sedikit di atas Korea Selatan yang mencatat 10,6 persen.

Pemerintah Jepang telah menetapkan penanggulangan penurunan angka kelahiran sebagai prioritas nasional, dan telah menerapkan berbagai inisiatif seperti bantuan keuangan yang lebih besar bagi keluarga yang memiliki anak, perluasan layanan penitipan anak, serta sistem kerja yang lebih fleksibel untuk orang tua. Namun, upaya tersebut belum berhasil menghentikan penurunan yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Berdasarkan jenis kelamin, terdapat 6,99 juta anak laki-laki dan 6,66 juta anak perempuan. Jika dilihat dari kelompok usia, anak berusia 12 hingga 14 tahun berjumlah 3,14 juta, sedangkan yang berusia 0 hingga 2 tahun hanya 2,22 juta, menunjukkan tren berkelanjutan menurunnya jumlah kelahiran.

Populasi anak di Jepang telah mengalami penurunan terus-menerus sejak 1982, setelah mencapai puncaknya pada tahun 1954 dengan angka 29,89 juta, dan sempat mengalami lonjakan kedua selama periode baby boom antara tahun 1971 hingga 1974.

Data pemerintah juga menunjukkan bahwa per 1 Oktober tahun lalu, populasi anak menurun dibandingkan tahun sebelumnya di seluruh 47 prefektur di Jepang. Hanya Tokyo dan Prefektur Kanagawa di sekitarnya yang masih mencatatkan jumlah anak lebih dari 1 juta.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

20 July 2026 - 10:43 WIB

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News