Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

News

Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan

badge-check


					Rekor Baru! Hampir 42% Pegawai Negeri Baru Pemerintah Jepang Kini Perempuan Perbesar

Jumlah perempuan yang direkrut sebagai pegawai pemerintah pusat Jepang per 1 April mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Menurut Biro Urusan Personalia Kabinet Jepang, perempuan menyumbang 41,9% dari total pegawai baru, naik 1,5 poin dibanding tahun sebelumnya.

Ini menjadi tahun kedua berturut-turut angka perekrutan perempuan melampaui 40 persen, sekaligus yang tertinggi sejak data dengan standar saat ini mulai dipublikasikan pada 2005.

Untuk jalur karier elite (sōgōshoku/career-track), persentase perempuan juga mencetak rekor baru di angka 38,2%, naik 1,4 poin dari tahun sebelumnya.

Pada Maret lalu, kabinet Jepang menyetujui Rencana Dasar Kesetaraan Gender ke-6 yang menargetkan perempuan mencapai 40% atau lebih dari pegawai negeri nasional, termasuk pada posisi jalur karier, paling lambat tahun fiskal 2030.

Dari total 9.268 pegawai baru yang direkrut per 1 April, sebanyak 3.885 orang adalah perempuan. Sementara itu, dari 887 posisi jalur karier, sebanyak 339 posisi diisi oleh perempuan.

Di antara kementerian yang merekrut lebih dari 100 pegawai, Kementerian Luar Negeri Jepang mencatat persentase perempuan tertinggi dengan 58,1%, disusul Kementerian Kehakiman (52,9%), Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (50,7%), serta Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (46,2%).

Sebaliknya, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata mencatat angka terendah, yaitu 29,5%.

Pejabat biro tersebut menilai peningkatan ini didorong oleh berbagai kebijakan pemerintah untuk membantu pegawai menyeimbangkan pekerjaan dan pengasuhan anak, serta perbaikan lingkungan kerja melalui reformasi gaya kerja.

Sc : JT  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

20 July 2026 - 10:43 WIB

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News