Menu ✖

Dark Mode
Anime Ranma ½ Remake MAPPA Adaptasi Arc Breaking Point, Pertarungan Ranma vs Ryoga Jadi Sorotan Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun Anime Patlabor EZY Bakal Diadaptasi Menjadi Novel pada 2027 Jepang Targetkan Investasi 1 Triliun Yen di Bangladesh dalam 5 Tahun JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta

News

Remaja Jepang Ditangkap karena Meretas Rakuten Mobile dengan Bantuan ChatGPT

badge-check


					Remaja Jepang Ditangkap karena Meretas Rakuten Mobile dengan Bantuan ChatGPT Perbesar

Tiga remaja telah ditangkap atas dugaan akses tidak sah ke sistem operator seluler Rakuten Group Inc. untuk mendapatkan kontrak secara ilegal. Mereka menggunakan program yang diyakini dikembangkan sendiri dengan bantuan chatbot kecerdasan buatan ChatGPT, kata polisi Tokyo pada Kamis.

Tiga siswa laki-laki tersebut adalah seorang remaja 15 tahun dari Prefektur Shiga, seorang remaja 16 tahun dari Prefektur Gifu, dan seorang remaja 14 tahun dari Tokyo bagian barat. Mereka diduga menjual sedikitnya 2.500 nomor ponsel yang diperoleh secara ilegal, menghasilkan sekitar 7,5 juta yen (~Rp800 juta) dalam bentuk mata uang kripto, menurut pihak kepolisian.

Ketiganya diyakini bertemu melalui game online. Mereka secara terpisah mengakses sistem Rakuten Mobile Inc. untuk membuat kontrak menggunakan identitas orang lain antara Mei hingga Agustus.

Polisi menemukan sekitar 3,3 miliar kombinasi ID dan kata sandi di komputer para tersangka, dengan data yang diyakini dibeli dari pihak ketiga melalui aplikasi perpesanan terenkripsi Telegram.

Mereka menggunakan program otomatis yang mencoba masuk ke sistem Rakuten Mobile dengan kombinasi ID dan kata sandi tersebut. Jika berhasil masuk, program akan mengeksekusi kontrak atas nama akun yang ditembus. Kecerdasan buatan juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan program, menurut penyelidikan kepolisian.

Program tersebut terutama dikembangkan oleh remaja 16 tahun dari Gifu, sementara remaja 15 tahun dari Shiga diduga sebagai dalang di balik aksi ini. Ia mengaku kepada polisi bahwa ia ingin mendapatkan perhatian di media sosial, sementara dua lainnya mengatakan ingin memperoleh uang.

Para remaja ini menggunakan hasil kejahatan mereka untuk membeli konsol game dan berjudi di kasino online. Mereka ditangkap antara 3 hingga 25 Februari, dan polisi masih menyelidiki lebih lanjut kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari

28 October 2026 - 13:14 WIB

Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun

28 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Targetkan Investasi 1 Triliun Yen di Bangladesh dalam 5 Tahun

28 October 2026 - 10:10 WIB

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

27 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News