Menu

Dark Mode
PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Tolak Perubahan Aturan Suksesi Kekaisaran Jepang Batasi Power Bank di Pesawat Maksimal Dua per Penumpang, Dilarang Digunakan Saat Terbang Kagoshima Subsidi Penuh Tiket Shinkansen untuk Turis Asing, Tuai Kritik Publik Film Anime Perdana Chiikawa Tayang 24 Juli, Angkat Arc “Pulau Putri Duyung” Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026 Trailer Eksklusif One Piece Live-Action Season 2 Dirilis, Tayang 10 Maret di Netflix

News

Remaja Jepang Ditangkap karena Meretas Rakuten Mobile dengan Bantuan ChatGPT

badge-check


					Remaja Jepang Ditangkap karena Meretas Rakuten Mobile dengan Bantuan ChatGPT Perbesar

Tiga remaja telah ditangkap atas dugaan akses tidak sah ke sistem operator seluler Rakuten Group Inc. untuk mendapatkan kontrak secara ilegal. Mereka menggunakan program yang diyakini dikembangkan sendiri dengan bantuan chatbot kecerdasan buatan ChatGPT, kata polisi Tokyo pada Kamis.

Tiga siswa laki-laki tersebut adalah seorang remaja 15 tahun dari Prefektur Shiga, seorang remaja 16 tahun dari Prefektur Gifu, dan seorang remaja 14 tahun dari Tokyo bagian barat. Mereka diduga menjual sedikitnya 2.500 nomor ponsel yang diperoleh secara ilegal, menghasilkan sekitar 7,5 juta yen (~Rp800 juta) dalam bentuk mata uang kripto, menurut pihak kepolisian.

Ketiganya diyakini bertemu melalui game online. Mereka secara terpisah mengakses sistem Rakuten Mobile Inc. untuk membuat kontrak menggunakan identitas orang lain antara Mei hingga Agustus.

Polisi menemukan sekitar 3,3 miliar kombinasi ID dan kata sandi di komputer para tersangka, dengan data yang diyakini dibeli dari pihak ketiga melalui aplikasi perpesanan terenkripsi Telegram.

Mereka menggunakan program otomatis yang mencoba masuk ke sistem Rakuten Mobile dengan kombinasi ID dan kata sandi tersebut. Jika berhasil masuk, program akan mengeksekusi kontrak atas nama akun yang ditembus. Kecerdasan buatan juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan program, menurut penyelidikan kepolisian.

Program tersebut terutama dikembangkan oleh remaja 16 tahun dari Gifu, sementara remaja 15 tahun dari Shiga diduga sebagai dalang di balik aksi ini. Ia mengaku kepada polisi bahwa ia ingin mendapatkan perhatian di media sosial, sementara dua lainnya mengatakan ingin memperoleh uang.

Para remaja ini menggunakan hasil kejahatan mereka untuk membeli konsol game dan berjudi di kasino online. Mereka ditangkap antara 3 hingga 25 Februari, dan polisi masih menyelidiki lebih lanjut kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Tolak Perubahan Aturan Suksesi Kekaisaran

28 February 2026 - 13:10 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat Maksimal Dua per Penumpang, Dilarang Digunakan Saat Terbang

28 February 2026 - 12:10 WIB

Kagoshima Subsidi Penuh Tiket Shinkansen untuk Turis Asing, Tuai Kritik Publik

28 February 2026 - 07:32 WIB

Angka Kelahiran di Jepang Anjlok ke 705 Ribu pada 2025, Terendah Sejak 1899

27 February 2026 - 12:10 WIB

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Mahal untuk Turis, Bisa Dua Kali Lipat dari Warga Lokal

27 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on News