Menu

Dark Mode
Wacana Pemangkasan Pajak Konsumsi Makanan di Jepang Picu Dukungan dan Kekhawatiran Bandara Narita Izinkan Pekerja Asing Nyetir Kendaraan Kargo Tanpa Konversi SIM Jepang Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang Rispek King! 5 Peserta Magang Indonesia Terima Penghargaan Usai Selamatkan Lansia di Jepang Dua Perempuan dan Satu Pria Tewas di Hikone, Jepang! Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Bersama Polisi Ibaraki Tangkap 23 WNA Ilegal, 19 Diantaranya Warga Indonesia

Teknologi

Softbank Akan Uji “Base Station di Langit” untuk Jangkauan Komunikasi Lebih Luas dan Cepat Tanggap Bencana

badge-check


					Softbank Akan Uji “Base Station di Langit” untuk Jangkauan Komunikasi Lebih Luas dan Cepat Tanggap Bencana Perbesar

Raksasa telekomunikasi SoftBank Corp. mengumumkan bahwa mereka akan memulai uji coba sistem komunikasi yang beroperasi lebih dekat ke Bumi dibanding satelit.

Sistem ini bernama High Altitude Platform Station (HAPS), yang memancarkan gelombang radio ke permukaan bumi dari ketinggian 20 kilometer.

Uji coba “base station di langit” ini akan dimulai di Jepang pada tahun 2026, dengan target layanan telekomunikasi skala penuh pada tahun 2027 atau setelahnya.

Setiap kendaraan HAPS berukuran 65 meter dan mengandalkan gas helium untuk tetap mengapung di udara. Balon udara ini akan diproduksi oleh Sceye Inc., sebuah perusahaan suku cadang kedirgantaraan asal Amerika Serikat.

Sistem HAPS mampu menjangkau area seluas 200 km di permukaan tanah, menjadikannya solusi ideal untuk memulihkan komunikasi saat bencana serta menyediakan akses jaringan ke daerah-daerah terpencil seperti pegunungan. Sistem ini juga bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan drone.

HAPS beroperasi lebih dekat ke bumi dibanding satelit, seperti konstelasi Starlink milik SpaceX dari Amerika Serikat.

Layanan HAPS dapat menyediakan panggilan suara, akses internet, dan layanan lainnya dengan cara yang mirip dengan jaringan darat.

Pejabat SoftBank menyatakan bahwa HAPS dapat mengirimkan gelombang radio hanya dalam hitungan jam setelah bencana terjadi.

“Kami ingin memulihkan komunikasi dalam tiga tahap: respons langsung dengan satelit, layanan HAPS yang tersedia dalam beberapa jam, dan terakhir layanan stasiun darat,” ujar pejabat SoftBank.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi