Menu

Dark Mode
Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya Light Novel Arafō Kenja no Isekai Seikatsu Nikki Resmi Dapat Adaptasi Anime Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market? Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

News

Starbucks Jepang Merangkul Lansia dengan Pengalaman Barista dan Senam Pagi

badge-check


					Starbucks Jepang Merangkul Lansia dengan Pengalaman Barista dan Senam Pagi Perbesar

Starbucks Coffee Japan Ltd., yang dikenal luas di kalangan anak muda, kini berusaha menarik perhatian pelanggan yang lebih tua melalui pengalaman langsung menjadi barista dan kegiatan olahraga.

Pada 14 Maret, delapan wanita berusia 57 hingga 84 tahun mengikuti kelas membuat kopi ala barista yang dipandu oleh Yuta Tanaka, manajer Starbucks di Nagoya. Dalam sesi ini, mereka belajar teknik dasar menyeduh kopi, termasuk pentingnya suhu air yang tepat dan proses “steaming” untuk mengembangnya biji kopi sebelum dituangkan air panas.

“Saya tidak pernah berpikir untuk mengukus biji kopi terlebih dahulu. Biasanya saya hanya langsung menuangkan air panas sebanyak mungkin,” kata salah satu peserta yang terkejut dengan perbedaan rasa kopi yang dihasilkan.

Kegiatan ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh Starbucks khusus untuk lansia. Tanaka menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk mengatasi hambatan yang dirasakan oleh lansia saat mengunjungi Starbucks, sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih nyaman dan interaktif.

Sejak membuka toko pertamanya di Tokyo pada 1996, Starbucks kini memiliki sekitar 2.000 gerai di Jepang. Meskipun populer di kalangan mahasiswa dan anak muda, Starbucks kini berupaya memperluas jangkauan pelanggannya.

Sejak 2016, perusahaan telah mengadakan pertemuan bagi penderita demensia dan keluarga mereka untuk bersosialisasi dalam suasana santai. Dalam setahun terakhir hingga musim gugur lalu, sekitar 40 toko di seluruh Jepang menyelenggarakan acara ini.

Selain itu, sejak 2022, Starbucks juga menggelar sesi senam pagi radio di area parkir beberapa gerainya. Kegiatan ini berawal dari usulan seorang staf lansia di gerai Tateyama, Prefektur Chiba, dan telah membantu mempererat hubungan dengan komunitas lokal. Saat ini, sekitar 30 toko Starbucks di seluruh Jepang telah menyelenggarakan kegiatan serupa.

Melalui inisiatif ini, Starbucks tidak hanya menghadirkan kopi berkualitas, tetapi juga berupaya menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi semua generasi.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

24 April 2026 - 17:10 WIB

Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market?

24 April 2026 - 07:17 WIB

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

23 April 2026 - 13:10 WIB

Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News