Menu

Dark Mode
Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028 Bayi Monyet dengan Boneka di Jepang Viral, Aktivis Soroti Kekejaman Kebun Binatang Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan Manga “The Sado Life of Rosé the Witch” Resmi Diangkat Jadi Anime TV Fans Merapat! Franchise Evangelion Umumkan Series Anime Terbaru

Teknologi

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

badge-check


					Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028 Perbesar

Startup asal Jepang SkyDrive Inc. pada Selasa melakukan demonstrasi penerbangan perdana “mobil terbang” mereka di Tokyo. Perusahaan ini menargetkan layanan komersial dapat mulai beroperasi pada 2028 di beberapa wilayah Jepang.

Dalam uji terbang yang dilakukan bersama Mitsubishi Estate Co. dan Kanematsu Corp., pesawat tanpa awak yang dioperasikan dari jarak jauh tersebut terbang di atas Tokyo Bay selama sekitar tiga setengah menit, dengan jarak tempuh kurang lebih 150 meter.

Pesawat bertenaga baterai bernama SD-05 ini dilengkapi 12 rotor dan dirancang untuk mengangkut hingga tiga orang. Jangkauan terbangnya diperkirakan antara 15 hingga 40 kilometer. Menurut pengembangnya, ukuran yang ringkas dan bobot yang ringan memungkinkan pesawat ini mendarat di lebih banyak lokasi dibandingkan helikopter atau pesawat konvensional yang memerlukan area luas.

Selain pesawat, SkyDrive juga memperkenalkan terminal khusus tempat operator mengendalikan dan memantau lepas landas serta pendaratan. Terminal tersebut dilengkapi sistem check-in otomatis berbasis pengenalan wajah, di mana penumpang juga akan menjalani pemeriksaan keamanan. Demonstrasi penerbangan dan penggunaan terminal ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu.

Mobil terbang dipandang sebagai solusi potensial untuk berbagai masalah perkotaan, seperti kemacetan lalu lintas dan kepadatan kereta. SkyDrive sebelumnya telah melakukan demonstrasi pesawat ini pada ajang World Exposition di Osaka tahun lalu.

CEO SkyDrive, Tomohiro Fukuzawa, mengatakan bahwa setelah 2030, tarif mobil terbang ini bisa turun menjadi sekitar dua kali lipat biaya taksi, atau bahkan lebih murah. Menurutnya, karena kecepatan perjalanan bisa empat hingga lima kali lebih cepat dibandingkan taksi, masyarakat kemungkinan akan menilai selisih harga tersebut sebanding dengan penghematan waktu yang didapat.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan

25 February 2026 - 10:10 WIB

Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan

24 February 2026 - 18:10 WIB

Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped

21 February 2026 - 08:01 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS

16 February 2026 - 19:10 WIB

Trending on Teknologi