Menu

Dark Mode
Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025 Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

News

Survei: 51,2% Warga Jepang Nilai Hubungan dengan Korea Selatan Membaik

badge-check


					Japan and South Korea flag together realtions textile cloth fabric texture Perbesar

Japan and South Korea flag together realtions textile cloth fabric texture

Sebanyak 51,2% warga Jepang menilai hubungan bilateral dengan Korea Selatan sebagai “baik” atau “cukup baik”, meningkat 5,1 poin persentase dari tahun sebelumnya, menurut jajak pendapat pemerintah yang dirilis pada Jumat.

Respon positif dalam survei yang dilakukan antara 17 Oktober hingga 24 November ini melampaui 50% untuk pertama kalinya sejak metode survei diubah menjadi pengiriman melalui pos pada tahun 2020. Angka terbaru ini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun 2020, yang hanya mencapai 16,6%.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut bahwa banyak warga Jepang merasa hubungan dengan Korea Selatan telah pulih sejak Presiden Yoon Suk Yeol menjabat pada 2022. Survei ini dilakukan sebelum deklarasi darurat militer mendadak oleh Yoon pada Desember, yang kemudian berujung pada tuduhan pemberontakan terhadapnya.

“Pertukaran budaya, termasuk popularitas musik K-pop di kalangan generasi muda, juga menjadi faktor pendukung,” tambah pejabat tersebut.

Sementara itu, 88,1% responden menilai hubungan dengan Tiongkok sebagai “tidak baik” atau “kurang baik”, turun 2,0 poin dari tahun sebelumnya. Namun, 70,2% responden tetap menganggap hubungan dengan Tiongkok sebagai “penting” atau “cukup penting”, meningkat 2,0 poin.

Adapun hubungan dengan Rusia, yang menginvasi Ukraina pada Februari 2022, dinilai “tidak baik” atau “kurang baik” oleh 92,2% responden.

Dalam hal hubungan dengan Amerika Serikat, 84,9% responden merasa “bersahabat” atau “cukup bersahabat”, turun 2,5 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh kekhawatiran terhadap kemungkinan terpilihnya kembali Donald Trump dalam pemilu presiden AS pada November 2024.

Terkait Korea Utara, survei menunjukkan bahwa dari beberapa pilihan jawaban, 76,8% responden paling tertarik pada pengembangan misil Korea Utara, diikuti oleh 76,0% yang menyoroti isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara, dan 67,5% yang khawatir tentang nuklir.

Survei ini dilakukan terhadap 3.000 warga Jepang berusia 18 tahun ke atas, dengan 1.734 responden memberikan jawaban yang sah, atau 57,8% dari total yang disurvei.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

14 April 2026 - 19:37 WIB

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Trending on News