Menu

Dark Mode
Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027

News

Tantangan Sistem Reservasi Expo Dunia 2025 di Osaka: Apa yang Perlu Dibenahi?

badge-check


					Tantangan Sistem Reservasi Expo Dunia 2025 di Osaka: Apa yang Perlu Dibenahi? Perbesar

Persiapan untuk World Exposition 2025 di Osaka yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 April hingga 13 Oktober menghadapi tantangan terkait sistem reservasi tiket masuk. Pada pertemuan dua hari di Himeji, Prefektur Hyogo, sejumlah negara dan perusahaan peserta menyoroti kompleksitas sistem tersebut, yang dinilai berpotensi menurunkan minat pengunjung.

Penjualan Tiket yang Lambat

Hingga awal Januari, penjualan tiket tercatat hanya mencapai 7,5 juta—jauh dari target awal 14 juta tiket. Padahal, penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung hingga 28,2 juta selama enam bulan acara berlangsung.

Faktor Penyebab Lambatnya Penjualan Tiket:

  1. Sistem Reservasi Kompleks:
    Pengunjung diwajibkan:

    • Membeli tiket masuk terlebih dahulu.
    • Memesan tanggal dan waktu kunjungan.
    • Mengikuti undian untuk mengakses paviliun tertentu atau acara khusus.
      Hal ini dinilai rumit oleh beberapa peserta, termasuk Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) yang menyatakan,

    “Kompleksitas (sistem reservasi) dapat memengaruhi jumlah pengunjung.”

  2. Kurangnya Informasi tentang Paviliun:
    Keterlambatan konstruksi membuat banyak peserta belum dapat menyediakan informasi rinci tentang pameran mereka kepada publik. Beberapa perusahaan juga belum merampungkan rencana pameran mereka.

Upaya Penyelenggara

Manatsu Ichinoki, Wakil Sekretaris Jenderal penyelenggara, mengatakan bahwa mereka bekerja keras untuk memastikan semua negara dapat menyelesaikan persiapan tepat waktu. Selain itu, penyelenggara menjelaskan bahwa sistem reservasi bertujuan mengurangi antrean panjang di lokasi dan akan meningkatkan strategi promosi agar masyarakat lebih memahami proses reservasi.

Harapan dari Pertemuan Peserta

Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari lebih dari 160 negara dan institusi, berbagai isu operasional seperti logistik, manajemen risiko, hubungan masyarakat, dan keamanan siber juga dibahas.

Dengan waktu yang semakin dekat, penyelenggara diharapkan dapat menyederhanakan sistem reservasi agar lebih mudah diakses publik, serta mempercepat penyelesaian konstruksi paviliun untuk meningkatkan daya tarik Expo Dunia 2025. Apakah target pengunjung 28,2 juta bisa tercapai? Hanya waktu yang akan menjawab.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

26 August 2026 - 18:10 WIB

Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV

26 August 2026 - 16:14 WIB

Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu

26 August 2026 - 16:14 WIB

WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara

26 August 2026 - 12:10 WIB

Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter

26 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News