Menu

Dark Mode
Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang Anime The Fable Musim Kedua akan Tayang Januari 2027, Teaser Trailer Dirilis Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027 Anime Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Akan Tayang di Jepang dan Amerika Utara pada April 2027 Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

News

Tantangan Sistem Reservasi Expo Dunia 2025 di Osaka: Apa yang Perlu Dibenahi?

badge-check


					Tantangan Sistem Reservasi Expo Dunia 2025 di Osaka: Apa yang Perlu Dibenahi? Perbesar

Persiapan untuk World Exposition 2025 di Osaka yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 April hingga 13 Oktober menghadapi tantangan terkait sistem reservasi tiket masuk. Pada pertemuan dua hari di Himeji, Prefektur Hyogo, sejumlah negara dan perusahaan peserta menyoroti kompleksitas sistem tersebut, yang dinilai berpotensi menurunkan minat pengunjung.

Penjualan Tiket yang Lambat

Hingga awal Januari, penjualan tiket tercatat hanya mencapai 7,5 juta—jauh dari target awal 14 juta tiket. Padahal, penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung hingga 28,2 juta selama enam bulan acara berlangsung.

Faktor Penyebab Lambatnya Penjualan Tiket:

  1. Sistem Reservasi Kompleks:
    Pengunjung diwajibkan:

    • Membeli tiket masuk terlebih dahulu.
    • Memesan tanggal dan waktu kunjungan.
    • Mengikuti undian untuk mengakses paviliun tertentu atau acara khusus.
      Hal ini dinilai rumit oleh beberapa peserta, termasuk Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) yang menyatakan,

    “Kompleksitas (sistem reservasi) dapat memengaruhi jumlah pengunjung.”

  2. Kurangnya Informasi tentang Paviliun:
    Keterlambatan konstruksi membuat banyak peserta belum dapat menyediakan informasi rinci tentang pameran mereka kepada publik. Beberapa perusahaan juga belum merampungkan rencana pameran mereka.

Upaya Penyelenggara

Manatsu Ichinoki, Wakil Sekretaris Jenderal penyelenggara, mengatakan bahwa mereka bekerja keras untuk memastikan semua negara dapat menyelesaikan persiapan tepat waktu. Selain itu, penyelenggara menjelaskan bahwa sistem reservasi bertujuan mengurangi antrean panjang di lokasi dan akan meningkatkan strategi promosi agar masyarakat lebih memahami proses reservasi.

Harapan dari Pertemuan Peserta

Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari lebih dari 160 negara dan institusi, berbagai isu operasional seperti logistik, manajemen risiko, hubungan masyarakat, dan keamanan siber juga dibahas.

Dengan waktu yang semakin dekat, penyelenggara diharapkan dapat menyederhanakan sistem reservasi agar lebih mudah diakses publik, serta mempercepat penyelesaian konstruksi paviliun untuk meningkatkan daya tarik Expo Dunia 2025. Apakah target pengunjung 28,2 juta bisa tercapai? Hanya waktu yang akan menjawab.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang

16 September 2026 - 13:30 WIB

Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata

16 September 2026 - 10:10 WIB

Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027

15 September 2026 - 17:10 WIB

Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

15 September 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Yamanashi akan Pungut Biaya Evakuasi Helikopter di Gunung Fuji di Luar Musim Pendakian

15 September 2026 - 15:10 WIB

Trending on News