Menu

Dark Mode
Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat Volume Baru Hunter x Hunter Akan Terbit Juli, Pertama Setelah 22 Bulan AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa Di Tengah Wacana Pembatasan, Kota Iga Prefektur Mie Jepang Tetap Rekrut Pegawai Asing untuk Balai Kota Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

News

Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi!

badge-check


					Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi! Perbesar

Uber Japan telah meluncurkan uji coba penggunaan kendaraan untuk layanan car-sharing yang mengangkut pelanggan di bawah layanan ride-hailingnya di Tokyo. Langkah ini bertujuan untuk memastikan jumlah pengemudi ride-hailing yang cukup.

Bekerja sama dengan perusahaan taksi Royal Limousine dan penyedia layanan car-sharing Times Mobility, unit dari penyedia layanan ride-hailing asal AS, Uber Technologies, memulai uji coba pada hari Selasa yang dirancang untuk memungkinkan pengemudi biasa menawarkan layanan ride-hailing meskipun mereka tidak memiliki kendaraan, sehingga memudahkan untuk memasuki bisnis ini.

Selama uji coba yang akan berlangsung hingga 30 November, pengemudi yang direkrut oleh Royal Limousine akan menggunakan dua kendaraan yang dimiliki oleh Times Mobility untuk menjalankan layanan ride-hailing di 23 ward pusat Tokyo serta kota-kota di Tokyo barat, yaitu Musashino dan Mitaka. Uber akan mempertimbangkan apakah akan meluncurkan layanan tersebut secara penuh berdasarkan temuan dari uji coba ini.

Pada bulan April, pemerintah Jepang sebagian mencabut larangan layanan ride-hailing, memungkinkan individu untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk menawarkan tumpangan berbayar. Namun, layanan ini belum berkembang seperti yang diharapkan, sebagian disebabkan oleh batasan waktu dan area.

“Kami berharap layanan ride-hailing akan berkembang dengan memungkinkan orang bekerja (sebagai pengemudi) tanpa harus memiliki mobil,” kata Kazuo Horie, penasihat di Royal Limousine, dalam acara demonstrasi untuk media pada hari Selasa.

Sc : japantimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Volume Baru Hunter x Hunter Akan Terbit Juli, Pertama Setelah 22 Bulan

2 June 2026 - 16:10 WIB

Di Tengah Wacana Pembatasan, Kota Iga Prefektur Mie Jepang Tetap Rekrut Pegawai Asing untuk Balai Kota

2 June 2026 - 13:10 WIB

Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik

30 May 2026 - 12:10 WIB

Pesawat JAL Mendarat Darurat di Narita, Ban Diduga Pecah Saat Lepas Landas

30 May 2026 - 10:10 WIB

Trending on News