Menu

Dark Mode
WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027 Film Baru BanG Dream! Ave Mujica Tayang Oktober 2026, Trailer Perdana Resmi Dirilis Korban Gempa Kumamoto Bertambah Jadi 34 Orang, Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian Jepang Pertama Kali Uji Coba Rudal Tomahawk, Perkuat Kemampuan Pertahanan Neon Genesis Evangelion Resmi Masuk Criterion Channel Mulai September

News

Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi!

badge-check


					Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi! Perbesar

Uber Japan telah meluncurkan uji coba penggunaan kendaraan untuk layanan car-sharing yang mengangkut pelanggan di bawah layanan ride-hailingnya di Tokyo. Langkah ini bertujuan untuk memastikan jumlah pengemudi ride-hailing yang cukup.

Bekerja sama dengan perusahaan taksi Royal Limousine dan penyedia layanan car-sharing Times Mobility, unit dari penyedia layanan ride-hailing asal AS, Uber Technologies, memulai uji coba pada hari Selasa yang dirancang untuk memungkinkan pengemudi biasa menawarkan layanan ride-hailing meskipun mereka tidak memiliki kendaraan, sehingga memudahkan untuk memasuki bisnis ini.

Selama uji coba yang akan berlangsung hingga 30 November, pengemudi yang direkrut oleh Royal Limousine akan menggunakan dua kendaraan yang dimiliki oleh Times Mobility untuk menjalankan layanan ride-hailing di 23 ward pusat Tokyo serta kota-kota di Tokyo barat, yaitu Musashino dan Mitaka. Uber akan mempertimbangkan apakah akan meluncurkan layanan tersebut secara penuh berdasarkan temuan dari uji coba ini.

Pada bulan April, pemerintah Jepang sebagian mencabut larangan layanan ride-hailing, memungkinkan individu untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk menawarkan tumpangan berbayar. Namun, layanan ini belum berkembang seperti yang diharapkan, sebagian disebabkan oleh batasan waktu dan area.

“Kami berharap layanan ride-hailing akan berkembang dengan memungkinkan orang bekerja (sebagai pengemudi) tanpa harus memiliki mobil,” kata Kazuo Horie, penasihat di Royal Limousine, dalam acara demonstrasi untuk media pada hari Selasa.

Sc : japantimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

1 August 2026 - 14:27 WIB

Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027

31 July 2026 - 16:10 WIB

Korban Gempa Kumamoto Bertambah Jadi 34 Orang, Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

31 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Pertama Kali Uji Coba Rudal Tomahawk, Perkuat Kemampuan Pertahanan

31 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Baru, Pelaku Stalking Bisa Dipasang Alat Pelacak GPS

30 July 2026 - 18:10 WIB

Trending on News