Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

News

2 Panda Jepang Pulang ke China, Ratusan Penggemar Panda di Jepang Sampaikan Perpisahan

badge-check


					Panda fans gather to see off twin pandas Xiao Xiao and Lei Lei before a truck transporting them departs from Ueno Zoo for their planned return to China, in Tokyo, Japan, January 27, 2026. REUTERS/Issei Kato Perbesar

Panda fans gather to see off twin pandas Xiao Xiao and Lei Lei before a truck transporting them departs from Ueno Zoo for their planned return to China, in Tokyo, Japan, January 27, 2026. REUTERS/Issei Kato

Ratusan penggemar panda di Jepang menyampaikan perpisahan emosional kepada dua panda raksasa terakhir di negara itu, Xiao Xiao dan Lei Lei, yang diberangkatkan dari Kebun Binatang Ueno di Tokyo menuju China pada Selasa.

Para pengunjung, meski harus menghadapi udara dingin musim dingin, tampak mengenakan topi panda dan melambaikan bendera sambil mengangkat ponsel mereka untuk merekam momen ketika truk yang membawa dua panda bintang kebun binatang tersebut meninggalkan Ueno Zoo menuju Bandara Narita.

Kepergian si kembar berusia empat tahun itu ke sebuah fasilitas penangkaran di China membuat Jepang untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima dekade tidak lagi memiliki panda raksasa.

“Xiao Xiao dan Lei Lei sangat dicintai oleh banyak orang, jadi perasaan saya campur aduk,” ujar Direktur Kebun Binatang Ueno, Yutaka Fukuda. “Saya merasa bersyukur dan juga menaruh harapan pada kemungkinan upaya pengembangbiakan di masa depan, tetapi di saat yang sama saya juga merasa sedih atas kepergian mereka.”

Meski pemulangan panda ke China ini telah direncanakan sejak lama, kepergian mereka dalam beberapa bulan terakhir kerap dipandang sebagai cerminan memburuknya hubungan China dan Jepang.

Pada November lalu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan bahwa serangan hipotetis China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer dari Jepang. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Beijing, yang memandang Taiwan—wilayah yang diperintah secara demokratis—sebagai bagian dari kedaulatannya.

China, melalui apa yang dikenal sebagai “diplomasi panda”, memiliki sejarah meminjamkan panda ke negara-negara mitra sebagai bentuk hubungan baik, meski dalam beberapa kasus panda-panda tersebut juga ditarik kembali sebagai sinyal ketidakpuasan. Panda raksasa yang berasal dari China umumnya memang akan dipulangkan setelah masa peminjaman berakhir, termasuk anak panda yang lahir di luar negeri.

Xiao Xiao dan Lei Lei lahir di Kebun Binatang Ueno pada Juni 2021 dan sejak kepergian induk mereka pada 2024, keduanya menjadi daya tarik utama kebun binatang tersebut.

Panda raksasa pertama kali tiba di Jepang dari China pada tahun 1972, bertepatan dengan normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News