Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

News

Lebih dari 70% Anak Jepang Punya Teman Online

badge-check


					Lebih dari 70% Anak Jepang Punya Teman Online Perbesar

Bertemu teman lewat game atau media sosial kini terasa sama wajarnya dengan bermain di taman bermain.

Dulu, membuat teman baru biasanya berarti menghampiri anak lain di taman, di sekolah, atau di halaman bermain lalu bertanya, “Mau main bareng?” Sekarang, meski situasi seperti itu masih ada, semakin banyak anak yang justru bertemu teman lewat game online, media sosial, dan komunitas daring.

Menurut survei terhadap lebih dari 1.600 siswa SD dan SMP di Jepang yang dilakukan oleh portal internet anak-anak Nifty Kids, lebih dari 70 persen responden mengatakan mereka memiliki setidaknya satu teman online. Angka ini terus meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa internet kini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Bagi banyak anak, mengobrol online atau bermain game bersama terasa sama alaminya dengan mengajak teman main ke rumah sepulang sekolah.

Temuan menarik lainnya adalah bahwa banyak dari teman online ini berusia lebih tua. Sekitar 40 persen anak mengatakan mereka sering berinteraksi dengan orang yang berusia satu hingga tiga tahun lebih tua dari mereka, bahkan ada juga yang selisih usianya lebih jauh. Hobi yang sama, game favorit, atau minat tertentu membuat anak-anak mudah terhubung lintas usia, sesuatu yang dulu jarang terjadi dalam pergaulan anak-anak yang sepenuhnya offline.

Namun tentu saja, hal ini juga membawa risiko. Survei tersebut menunjukkan angka yang cukup mengejutkan: 81,9 persen anak mengaku pernah membagikan informasi pribadi kepada teman online mereka. Informasi yang paling sering dibagikan adalah usia, jenis kelamin, dan tanggal lahir, masing-masing sebesar 87,6 persen, 81,4 persen, dan 71,9 persen. Setelah itu disusul dengan wilayah tempat tinggal secara umum dan nama depan. Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru, namun tetap menegaskan pentingnya peran orang tua untuk lebih memperhatikan penggunaan internet anak-anak.

Meski begitu, anak-anak saat ini juga terlihat cukup berhati-hati. Hampir 90 persen anak yang memiliki teman online mengatakan mereka belum pernah bertemu langsung di dunia nyata. Ketika ditanya apakah mereka ingin bertemu, jawaban yang paling sering muncul adalah “tidak ingin” atau “ingin, tapi takut.” Ada pula yang mengatakan baru akan mempertimbangkannya saat sudah lebih besar atau setelah benar-benar mengenal orang tersebut.

Bagi sebagian anak, teman online adalah orang yang bisa diajak bicara dengan bebas, berbagi minat, dan menjadi tempat curhat tanpa tekanan sosial seperti di dunia nyata, namun tetap dengan jarak yang aman. Di sisi lain, ada juga anak yang tetap bersikap waspada dan beranggapan bahwa teman online tidak sepenuhnya bisa dipercaya.

Meski hubungan pertemanan kini berubah, esensinya tetap sama. Anak-anak masih menikmati berbagi kesenangan, bermain bersama, dan menemukan minat baru. Bedanya, sekarang ada sinyal Wi-Fi yang ikut menyertainya.

Sc : PRtimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News