Perusahaan-perusahaan dalam grup JR Group akan kembali menaikkan harga Japan Rail Pass, tiket khusus wisatawan asing yang memungkinkan perjalanan tanpa batas di jaringan kereta Jepang, termasuk sebagian besar shinkansen.
Kenaikan harga ini akan berlaku mulai 1 Oktober, dengan peningkatan sekitar 5 hingga 6 persen—menjadi revisi pertama dalam tiga tahun terakhir.
Untuk tiket dewasa 7 hari, harga akan naik sebesar 3.000 yen menjadi 53.000 yen untuk kursi biasa, dan naik 4.000 yen menjadi 74.000 yen untuk kursi premium Green Car.
Perubahan lainnya termasuk kenaikan 4.000 yen menjadi 84.000 yen untuk pass 14 hari (kursi biasa), serta kenaikan 5.000 yen menjadi 105.000 yen untuk pass 21 hari.
Sebelumnya, harga Japan Rail Pass sudah mengalami kenaikan besar sekitar 70 persen pada Oktober 2023. Kenaikan terbaru ini disebut mencerminkan penyesuaian tarif yang dilakukan oleh beberapa perusahaan anggota sejak saat itu.
Salah satunya adalah East Japan Railway Company yang bulan lalu menaikkan tarif kereta rata-rata sebesar 7,1 persen—kenaikan besar pertama sejak privatisasi pada tahun 1987. Tarif minimum kereta lokal juga naik dari 150 yen menjadi 160 yen.
Japan Rail Pass mencakup berbagai jenis layanan seperti kereta ekspres terbatas, ekspres, rapid, hingga kereta lokal, serta beberapa bus dan feri yang dioperasikan oleh enam perusahaan JR.
Namun, layanan shinkansen super-ekspres seperti Nozomi dan Mizuho di jalur Tokaido, Sanyo, dan Kyushu tidak sepenuhnya termasuk, sehingga penumpang perlu membayar biaya tambahan.
Pass ini hanya tersedia bagi wisatawan asing dengan status kunjungan sementara, atau warga Jepang yang telah tinggal di luar negeri selama lebih dari 10 tahun.
Pembelian bisa dilakukan sebelum tiba di Jepang melalui agen resmi, kantor penjualan tertentu, atau secara online melalui platform resmi. Untuk mendorong penggunaan platform online, perusahaan menyatakan bahwa harga pembelian online akan tetap tidak berubah untuk sementara waktu.
Sc : JT









