Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday

badge-check


					PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan segala upaya untuk memastikan kenaikan upah terus berlanjut di tengah tekanan inflasi.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri peringatan May Day di distrik Shibuya, Tokyo—sebuah acara tahunan di mana para pekerja menyuarakan hak-hak mereka. Ini menjadi tahun keempat berturut-turut seorang perdana menteri Jepang hadir dalam acara tersebut.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa agar perusahaan terus menaikkan upah,” ujar Takaichi. Ia juga meminta dukungan agar pertumbuhan gaji bisa melampaui inflasi yang terus meningkat.

Dalam negosiasi tahunan musim semi, serikat pekerja di bawah Rengo berhasil mendorong kenaikan gaji rata-rata sekitar 5%. Namun, Ketua Rengo, Tomoko Yoshino, menilai kenaikan tersebut masih belum cukup.

“Diperlukan upaya lebih agar pertumbuhan upah riil tetap positif secara berkelanjutan,” ujarnya.

Rengo sendiri memiliki sekitar 6,78 juta anggota dan menjadi salah satu kekuatan penting dalam dunia ketenagakerjaan Jepang. Namun, situasi global seperti konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi juga mulai memengaruhi negosiasi antara buruh dan perusahaan.

Selain itu, pelemahan yen membuat biaya impor meningkat, memperparah tekanan inflasi di Jepang yang sangat bergantung pada sumber daya luar negeri.

Meski ada beberapa perbedaan pandangan antara pemerintah dan serikat pekerja, termasuk isu sosial seperti penggunaan nama keluarga setelah menikah, pemerintah tetap berupaya menjaga dialog dengan serikat pekerja untuk memperkuat dukungan ke depan.

Dengan kondisi ekonomi global yang tidak stabil, arah kebijakan upah di Jepang ke depan akan jadi faktor penting bagi daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News