Menu

Dark Mode
Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

News

Penumpang Asal Jepang Ikut Terdampak Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

badge-check


					Penumpang Asal Jepang Ikut Terdampak Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Perbesar

Satu warga Jepang termasuk di antara penumpang kapal pesiar MV Hondius yang mengalami wabah hantavirus selama pelayaran di Samudra Atlantik, menurut operator kapal pada hari Senin. Sekitar 150 penumpang dan awak berada di atas kapal tersebut.

Sebanyak tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, dua awak kapal mengeluhkan sakit, namun sejauh ini tidak ada penumpang lain yang menunjukkan gejala infeksi.

Dua orang, termasuk salah satu korban meninggal, telah dikonfirmasi terinfeksi hantavirus, yaitu virus yang ditularkan melalui hewan pengerat. Sementara itu, empat orang lainnya masih diduga terinfeksi.

Direktur regional Eropa dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hans Kluge, menyatakan bahwa risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Ia juga menegaskan tidak perlu ada kepanikan atau pembatasan perjalanan.

Menurut operator kapal dan laporan media, seorang pria Belanda berusia 70 tahun meninggal pada 11 April. Istrinya yang berusia 69 tahun, yang turun dari kapal bersama jenazah suaminya pada 24 April, juga jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia.

Seorang penumpang asal Jerman juga meninggal di atas kapal pada hari Sabtu. Sementara itu, seorang pria Inggris berusia 69 tahun saat ini dirawat intensif setelah dievakuasi ke Afrika Selatan.

Kapal MV Hondius yang berangkat dari Argentina awalnya menuju Tanjung Verde di lepas pantai Afrika Barat. Namun saat ini kapal tersebut tertahan di lepas pantai setelah otoritas Tanjung Verde menolak kapal untuk bersandar.

Kapal pesiar itu kemungkinan akan dialihkan ke Kepulauan Canary, wilayah milik Spanyol di Samudra Atlantik, di mana seluruh penumpang dan awak akan menjalani pemeriksaan terkait hantavirus.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News