Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menilai kerja sama pertahanan dengan Indonesia sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, di Jakarta.
Fokus pada Keamanan Maritim
Koizumi menyoroti kesamaan karakter kedua negara sebagai negara kepulauan. Hal ini dinilai menjadi dasar penting untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan maritim.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, seperti:
- Keamanan maritim
- Latihan militer bersama
- Pengembangan alutsista
- Teknologi pertahanan
Dorong Transfer Teknologi dan Industri Pertahanan
Dari pihak Indonesia, Sjafrie menegaskan dukungan terhadap kerja sama yang bersifat konkret dan saling menguntungkan.
Ia berharap kolaborasi ini dapat mendorong transfer teknologi serta meningkatkan kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
Perluas ke Misi Kemanusiaan
Selain aspek militer, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama dalam misi kemanusiaan, terutama dalam penanggulangan bencana.
Langkah ini menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pada stabilitas dan bantuan kemanusiaan.
Perkuat Hubungan Strategis
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara Jepang dan Indonesia.
Dengan kolaborasi yang semakin luas, kedua negara diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pertahanan sekaligus berkontribusi pada stabilitas kawasan Indo-Pasifik.








