Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

FamilyMart Uji Coba Kotak Daur Ulang Baju Bekas di Tokyo, Gandeng Bookoff Group Holdings

badge-check


					FamilyMart Uji Coba Kotak Daur Ulang Baju Bekas di Tokyo, Gandeng Bookoff Group Holdings Perbesar

Sejumlah gerai FamilyMart di Tokyo mulai memasang kotak khusus untuk mengumpulkan pakaian dan barang rumah tangga bekas sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah sekaligus menarik pelanggan.

Program uji coba ini dilakukan bersama Bookoff Group Holdings, perusahaan yang bergerak di jual-beli barang bekas. Sekitar 30 toko di area permukiman telah dilengkapi kotak pengumpulan. Barang yang masih layak pakai nantinya akan dijual kembali, termasuk ke luar negeri seperti Malaysia.

Sementara itu, pakaian yang tidak bisa digunakan kembali akan didaur ulang menjadi serat baru. Inisiatif ini menjadi proyek kolaborasi pertama sejak perusahaan induk FamilyMart, Itochu Corporation, menjalin kerja sama modal dengan Bookoff pada Februari lalu.

Program ini juga melanjutkan langkah sebelumnya, yakni kegiatan donasi makanan yang sudah berjalan di sekitar 4.900 dari total 16.400 toko FamilyMart di seluruh Jepang, di mana masyarakat bisa menyumbangkan makanan berlebih untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

Ke depannya, FamilyMart mempertimbangkan untuk memperluas program ini secara nasional, dengan target mengurangi limbah pakaian hingga sekitar 4.000 ton per tahun.

Sebagai gambaran, menurut data Kementerian Lingkungan Jepang, sekitar 560.000 ton pakaian dibuang setiap tahunnya — setara dengan sekitar 70 persen dari total pakaian baru yang beredar di pasar.

Seiring meningkatnya perhatian terhadap isu daur ulang, perusahaan lain juga mengambil langkah serupa. Fast Retailing, induk dari Uniqlo dan GU, mengolah pakaian bekas untuk membantu pengungsi, sementara Aeon Co. telah memasang sekitar 700 kotak pengumpulan pakaian di berbagai fasilitasnya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News