Menu

Dark Mode
Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2

Indonesia x Jepang

Wakil Menteri Pertanian Ajak Jepang Perluas Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia

badge-check


					Wakil Menteri Pertanian Ajak Jepang Perluas Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia Perbesar

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menekankan pentingnya memperkuat hubungan pertanian antara Jepang dan Indonesia. Ia mengajak Jepang untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang pertanian, mulai dari ekspor-impor hingga transfer teknologi dan pelatihan.

Hal tersebut disampaikan Sudaryono dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, Yoichi Watanabe, di Tokyo baru-baru ini.

“Hubungan antara Jepang dan Indonesia sudah lama baik. Kami ingin memperluas kerja sama ini, terutama di sektor pertanian seperti ekspor-impor, transfer teknologi, pelatihan, dan lainnya,” ujar Sudaryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga mengajak Jepang untuk berinvestasi di sektor pertanian Indonesia, termasuk dalam perdagangan, pelatihan, dan penerapan teknologi pertanian. Ia menyoroti potensi Indonesia sebagai negara tropis dalam memproduksi komoditas pertanian, dan berharap adanya transfer teknologi dari Jepang agar produk hortikultura Indonesia bisa memenuhi standar internasional.

Sudaryono menekankan pentingnya ketahanan pangan, yang menjadi salah satu fokus utama presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menambahkan bahwa pencapaian ketahanan pangan membutuhkan pendekatan modern, seperti mekanisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penerapan teknologi canggih.

Salah satu langkah konkret yang telah dimulai adalah program cetak sawah baru seluas 3 juta hektar. Sudaryono memastikan bahwa proyek ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang ada tanpa melakukan deforestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News