Menu

Dark Mode
Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat Volume Baru Hunter x Hunter Akan Terbit Juli, Pertama Setelah 22 Bulan AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa Di Tengah Wacana Pembatasan, Kota Iga Prefektur Mie Jepang Tetap Rekrut Pegawai Asing untuk Balai Kota

News

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

badge-check


					Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Perbesar

Produsen makanan ringan ternama Jepang, Calbee Inc., mulai menjual kerupuk udang Kappa Ebisen dengan kemasan hitam putih di Tokyo pekan ini. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian pasokan nafta, bahan baku turunan minyak bumi yang terdampak oleh konflik di Timur Tengah.

Di sebuah supermarket pada hari Senin, kemasan Kappa Ebisen berwarna hitam putih dengan tulisan “kemasan hemat minyak” terlihat dipajang berdampingan dengan produk makanan ringan lain yang masih menggunakan kemasan berwarna-warni.

Seorang pekerja kantoran yang mengambil produk tersebut mengatakan bahwa kemasan baru itu langsung menarik perhatiannya. Ia juga berharap kemasan tersebut bisa menjadi bahan obrolan bersama anak-anaknya mengenai berbagai isu sosial yang sedang terjadi.

Calbee mulai memperkenalkan kemasan monokrom untuk 14 produk utamanya sejak akhir Mei. Produk yang menggunakan kemasan baru tersebut tidak hanya Kappa Ebisen, tetapi juga beberapa varian keripik kentang dan sereal andalan perusahaan.

Nafta merupakan bahan baku penting yang digunakan dalam pembuatan plastik serta sebagai pelarut tinta cetak. Karena itu, kekhawatiran terhadap pasokan nafta akibat situasi di Timur Tengah mulai berdampak pada berbagai industri di Jepang, termasuk industri makanan.

Meskipun pemerintah Jepang menyatakan pasokan saat ini masih mencukupi, sejumlah perusahaan mulai mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan tersebut.

Produsen makanan dan permen Jepang, Fujiya Co., juga mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan mengurangi jumlah warna pada kemasan beberapa produknya mulai awal Juli.

Perusahaan mengatakan kenaikan harga nafta telah mendorong biaya tinta cetak menjadi lebih mahal.

Produk yang akan menggunakan desain kemasan baru antara lain biskuit cokelat Country Ma’am dan pastry renyah Fujiya Home Pie.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Volume Baru Hunter x Hunter Akan Terbit Juli, Pertama Setelah 22 Bulan

2 June 2026 - 16:10 WIB

Di Tengah Wacana Pembatasan, Kota Iga Prefektur Mie Jepang Tetap Rekrut Pegawai Asing untuk Balai Kota

2 June 2026 - 13:10 WIB

Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik

30 May 2026 - 12:10 WIB

Trending on News