Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

badge-check


					Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Perbesar

Produsen makanan ringan ternama Jepang, Calbee Inc., mulai menjual kerupuk udang Kappa Ebisen dengan kemasan hitam putih di Tokyo pekan ini. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian pasokan nafta, bahan baku turunan minyak bumi yang terdampak oleh konflik di Timur Tengah.

Di sebuah supermarket pada hari Senin, kemasan Kappa Ebisen berwarna hitam putih dengan tulisan “kemasan hemat minyak” terlihat dipajang berdampingan dengan produk makanan ringan lain yang masih menggunakan kemasan berwarna-warni.

Seorang pekerja kantoran yang mengambil produk tersebut mengatakan bahwa kemasan baru itu langsung menarik perhatiannya. Ia juga berharap kemasan tersebut bisa menjadi bahan obrolan bersama anak-anaknya mengenai berbagai isu sosial yang sedang terjadi.

Calbee mulai memperkenalkan kemasan monokrom untuk 14 produk utamanya sejak akhir Mei. Produk yang menggunakan kemasan baru tersebut tidak hanya Kappa Ebisen, tetapi juga beberapa varian keripik kentang dan sereal andalan perusahaan.

Nafta merupakan bahan baku penting yang digunakan dalam pembuatan plastik serta sebagai pelarut tinta cetak. Karena itu, kekhawatiran terhadap pasokan nafta akibat situasi di Timur Tengah mulai berdampak pada berbagai industri di Jepang, termasuk industri makanan.

Meskipun pemerintah Jepang menyatakan pasokan saat ini masih mencukupi, sejumlah perusahaan mulai mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan tersebut.

Produsen makanan dan permen Jepang, Fujiya Co., juga mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan mengurangi jumlah warna pada kemasan beberapa produknya mulai awal Juli.

Perusahaan mengatakan kenaikan harga nafta telah mendorong biaya tinta cetak menjadi lebih mahal.

Produk yang akan menggunakan desain kemasan baru antara lain biskuit cokelat Country Ma’am dan pastry renyah Fujiya Home Pie.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News