Menu

Dark Mode
Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru Wisatawan Asing ke Jepang Turun 3,6% pada Mei, Turis China Anjlok Tajam WNI di Jepang Ditangkap Setelah Diduga Meraba Payudara Warga yang Sedang Bersepeda Hingga Korban Terjatuh Kasus Penyakit Akibat Gigitan Kutu Mematikan di Jepang Meningkat, Sudah Lampaui Rekor Tahun Lalu Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia

News

Wisatawan Asing ke Jepang Turun 3,6% pada Mei, Turis China Anjlok Tajam

badge-check


					Wisatawan Asing ke Jepang Turun 3,6% pada Mei, Turis China Anjlok Tajam Perbesar

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang pada Mei 2026 tercatat sebanyak 3,56 juta orang, turun 3,6% dibanding periode yang sama tahun lalu, menurut data yang dirilis pemerintah Jepang pada Rabu.

Penurunan ini menjadi bulan kedua berturut-turut setelah jumlah wisatawan asal China terus merosot di tengah memburuknya hubungan diplomatik antara Jepang dan China.

Meski begitu, jumlah pengunjung dari Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa justru meningkat, menunjukkan bahwa dampak konflik di Timur Tengah terhadap pariwisata Jepang sejauh ini masih terbatas.

Wisatawan asal China turun selama enam bulan berturut-turut. Pada Mei, jumlahnya hanya 313.000 orang, atau anjlok 60,4% dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu mengenai kemungkinan keterlibatan Jepang dalam serangan terhadap Taiwan.

Di sisi lain, jumlah pengunjung dari kawasan Timur Tengah justru melonjak 67,8% menjadi 39.000 orang. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh pergeseran waktu hari raya Islam yang tahun ini jatuh pada Mei, sedangkan pada 2025 berlangsung pada Juni. Meski beberapa negara mengalami gangguan penerbangan akibat konflik regional, total kunjungan dari kawasan tersebut tetap meningkat.

Berdasarkan negara asal, Korea Selatan menjadi penyumbang wisatawan terbesar ke Jepang dengan 951.300 orang (+15,2%), disusul Taiwan sebanyak 616.800 orang (+14,6%), kemudian Amerika Serikat dengan 333.700 orang (+7,0%). China berada di posisi keempat.

Jumlah wisatawan dari Inggris juga naik 6,0% menjadi 55.200 orang, sementara dari Jerman meningkat 18,8% menjadi 50.200 orang setelah sebelumnya banyak negara Eropa mencatat penurunan pada April.

Di tengah kenaikan harga bahan bakar yang membuat maskapai menaikkan biaya tambahan (fuel surcharge), Kepala Japan Tourism Agency, Shigeki Murata, mengatakan bahwa saat ini masih sulit memperkirakan seberapa besar dampaknya terhadap permintaan wisata ke Jepang di masa mendatang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WNI di Jepang Ditangkap Setelah Diduga Meraba Payudara Warga yang Sedang Bersepeda Hingga Korban Terjatuh

18 June 2026 - 07:03 WIB

Kasus Penyakit Akibat Gigitan Kutu Mematikan di Jepang Meningkat, Sudah Lampaui Rekor Tahun Lalu

17 June 2026 - 16:10 WIB

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun

17 June 2026 - 16:10 WIB

Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia

17 June 2026 - 13:37 WIB

Enam Produsen Es Krim Besar Jepang Digeledah, Diduga Bersekongkol Naikkan Harga

17 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News