Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

badge-check


					Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Perbesar

Musim pendakian Gunung Fuji resmi dimulai pada Rabu dengan dibukanya dua dari empat jalur utama menuju puncak. Para pendaki yang berhasil mencapai puncak disambut pemandangan matahari terbit yang muncul di balik awan sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Di Prefektur Yamanashi, pemerintah daerah memasang dua mesin pembayaran mandiri di Stasiun 5 Jalur Yoshida, jalur pendakian paling populer, untuk mempermudah pembayaran biaya masuk sebesar 4.000 yen bagi pendaki yang belum melakukan pendaftaran secara daring.

Sementara itu, Jalur Subashiri di sisi Prefektur Shizuoka juga mulai dibuka pada hari yang sama, lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dua jalur lainnya di sisi Shizuoka dijadwalkan dibuka seperti biasa pada 10 Juli.

Pemerintah Prefektur Yamanashi mengimbau para pendaki untuk mendaftar dan membayar biaya masuk secara online sebelum datang guna mengurangi antrean. Selain itu, petugas patroli dan keselamatan kini disiagakan selama 24 jam di area puncak.

Salah seorang pendaki asal Australia, Jasper Overall (26), mengaku sempat khawatir pendakiannya batal akibat topan yang mendekati Jepang. Namun, ia bersyukur tetap bisa menyaksikan matahari terbit dari puncak Gunung Fuji.

Seorang petugas pondok gunung di dekat puncak juga mengatakan jumlah pendaki pada hari pembukaan lebih banyak dari perkiraan, meski wilayah tersebut baru saja mengalami gempa bumi dan dua topan melintas di sekitar Jepang pekan lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Prefektur Yamanashi dan Shizuoka telah menerapkan berbagai aturan baru untuk mengatur jumlah pendaki, menyusul meningkatnya wisatawan asing serta kekhawatiran terhadap pendaki yang kurang memiliki persiapan.

Pada musim pendakian tahun lalu, jumlah pendaki di tiga jalur sisi Shizuoka turun 6,1 persen menjadi 84.032 orang, sementara Jalur Yoshida di sisi Yamanashi justru meningkat 5,4 persen menjadi 121.068 pendaki.

Pekan lalu, Prefektur Yamanashi juga diguncang gempa berkekuatan M5,6. Meski demikian, status aktivitas vulkanik Gunung Fuji tetap berada di Level 1, yaitu level terendah yang menandakan gunung masih dalam kondisi normal meskipun berpotensi mengalami peningkatan aktivitas.

Gunung Fuji, yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak 2013, menjadi salah satu destinasi paling populer di Jepang dan menarik ratusan ribu pendaki setiap musim panas. Seluruh jalur pendakian dijadwalkan tetap dibuka hingga 10 September.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News