Menu ✖

Dark Mode
Film Spesial 2 Jam Detective Conan Tayang di Indonesia 11 November 2026 Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou Pokémon Bakal Buka Toko Permanen di London Inggris, Paling Lambat 2029 Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman Anime Kaiju No. 8 Berlanjut ke Film Penutup, Tayang pada 2027 Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

News

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

badge-check


					Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou Perbesar

Seorang pria asal Indonesia mulai bekerja sebagai sopir bus di kawasan Fuji Five Lakes, Prefektur Yamanashi, Jepang, pada 26 Oktober. Ia menjadi sopir bus asing pertama di prefektur tersebut yang direkrut melalui program Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker.

Pria bernama Reihan (25) itu bekerja di sebuah perusahaan bus yang berkantor pusat di Kota Fujikawaguchiko. Perusahaan tersebut merekrutnya melalui program Tokutei Ginou, yaitu sistem yang memungkinkan Jepang menerima tenaga kerja asing dengan keterampilan khusus di bidang tertentu.

Reihan bergabung dengan perusahaan bus tersebut pada April tahun ini. Setelah itu, ia berhasil memperoleh SIM Jepang untuk mengemudikan kendaraan besar kategori kelas dua (ōgata nishu menkyo), yang diperlukan untuk mengangkut penumpang secara profesional.

Ia kemudian menjalani pelatihan selama sekitar enam bulan, termasuk latihan mengemudi di jalan raya dan pelatihan pelayanan kepada penumpang.

Mulai 26 Oktober, Reihan bertugas mengemudikan bus rute reguler yang melintasi sejumlah destinasi wisata populer, seperti Oshino Hakkai dan Danau Yamanaka. Pada hari pertamanya bertugas, ia terlihat menjelaskan cara pembayaran ongkos serta petunjuk menuju tujuan kepada penumpang menggunakan bahasa Jepang dan bahasa Inggris.

Seorang wisatawan asal Australia yang menaiki bus tersebut mengaku terbantu dengan pelayanan Reihan. Ia mengatakan bahwa sang sopir memberikan petunjuk menuju tempat tujuan sehingga perjalanan terasa lancar dan nyaman.

Perusahaan tempat Reihan bekerja memutuskan memanfaatkan program Tokutei Ginou karena sedang menghadapi kekurangan sopir bus. Perekrutan tenaga kerja asing diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengemudi di wilayah tersebut.

Reihan mengaku mempelajari peraturan lalu lintas Jepang dan bahasa Jepang merupakan tantangan tersendiri. Meski demikian, ia mengatakan dapat menjalankan tugas pada hari pertamanya dengan lancar tanpa terlalu merasa gugup.

Ia juga menyampaikan keinginannya untuk terus mengutamakan keselamatan berkendara dan memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. Ke depannya, Reihan berharap bisa mengemudikan bus jalan tol maupun bus sewaan (charter bus) di Jepang.

Sc :nhk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kekurangan Guru Bahasa Jepang untuk Pekerja Asing, Jelang Penerapan Sistem Baru 2027

26 October 2026 - 07:25 WIB

Populasi Hokkaido Turun di Bawah 5 Juta Jiwa, Penurunan Terbesar di Jepang

23 October 2026 - 18:10 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Turun 5 Persen, Turis China Terus Berkurang

23 October 2026 - 13:10 WIB

Kebakaran Power Bank Picu Sedikitnya 36 Gangguan Perjalanan Kereta di Jepang dalam 10 Tahun

23 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News