Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

News

Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara

badge-check


					Jepang Perkenalkan Sistem Pintu Elektronik untuk Imigrasi dan Bea Cukai di Bandara Perbesar

Mulai April, tiga bandara utama di Jepang akan memperkenalkan pintu elektronik baru untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi dan bea cukai, menurut pernyataan pemerintah pada Selasa. Teknologi ini bertujuan menyederhanakan prosedur saat kedatangan, yang saat ini mengharuskan pelancong menunjukkan paspor beberapa kali.

Menurut Japan Customs dan Immigration Services Agency, sistem ini akan berlaku bagi wisatawan asing serta warga Jepang yang kembali ke negara tersebut. Dengan teknologi ini, diharapkan waktu pemeriksaan menjadi lebih singkat dan lebih nyaman bagi pengguna.

Cara Kerja Pintu Elektronik “Joint Kiosk”

Pintu elektronik yang disebut “joint kiosk” ini memungkinkan pengguna untuk:

  1. Scan paspor mereka.

  2. Memindai QR code yang berisi informasi imigrasi dan deklarasi bea cukai, yang telah didaftarkan sebelumnya melalui platform Visit Japan Web milik pemerintah.

  • Bagi warga negara asing, sistem akan mengambil foto wajah dan sidik jari, serta memeriksa dokumen mereka melalui petugas imigrasi.

  • Bagi warga Jepang, hanya perlu mengambil foto sebelum dapat melanjutkan proses masuk.

Saat ini, wisatawan harus melalui pemeriksaan imigrasi dan bea cukai secara terpisah, tetapi dengan sistem baru ini, kedua prosedur dapat dilakukan dalam satu langkah.

Namun, penduduk asing dengan izin tinggal menengah hingga jangka panjang di Jepang tidak dapat menggunakan sistem ini. Seorang pejabat imigrasi menjelaskan bahwa kios tidak dapat memeriksa data kartu embarkasi dan disembarkasi yang harus diisi oleh penduduk asing saat masuk dan keluar dari Jepang.

Bandara yang Akan Menggunakan Sistem Baru

Setelah uji coba di Bandara Haneda, sistem ini akan diperluas ke semua bandara internasional di Jepang.

Jadwal penerapan:

  • Bandara Kansai (Osaka) – di kedua terminal utama, mulai Selasa depan.

  • Bandara Haneda (Tokyo)Terminal 2 mulai Selasa depan, Terminal 3 mulai 11 April.

  • Bandara Narita (Chiba)Terminal 3 mulai 7 April.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di bandara dan meningkatkan efisiensi bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang.

Sc :KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Trending on News