Menu

Dark Mode
Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

Teknologi

Mobil Terbang Diuji Coba di Lokasi Expo 2025 Osaka

badge-check


					Mobil Terbang Diuji Coba di Lokasi Expo 2025 Osaka Perbesar

Sebuah perusahaan rintisan asal Jepang, SkyDrive Inc., menggelar uji coba penerbangan mobil terbang miliknya di hadapan awak media pada hari Rabu (9 April) di lokasi Expo Dunia 2025 di Osaka, Jepang.

Mobil terbang tersebut, yang dinamakan SD-05, ditenagai baterai dan dilengkapi 12 rotor. Mampu membawa 3 penumpang, SD-05 memiliki jangkauan terbang antara 15 hingga 40 kilometer.

SkyDrive berencana menerbangkan SD-05 pada hari pertama pembukaan Expo, yakni Minggu, serta pada beberapa kesempatan lain selama pameran berlangsung hingga 13 Oktober di Yumeshima, sebuah pulau buatan di Teluk Osaka.

“Saya ingin masyarakat antusias melihat dan belajar tentang mobil terbang ini di expo,” ujar CEO SkyDrive, Tomohiro Fukuzawa, dalam acara yang dihadiri lebih dari 4.500 awak media.


🚗 Mobil Terbang Lain Juga Ditampilkan

Selain SD-05, mobil terbang satu penumpang milik Marubeni Corp. juga dipamerkan. Sementara itu, perusahaan maskapai ANA Holdings Inc. bersama startup asal Amerika Joby Aviation Inc. juga berencana menggelar penerbangan demonstrasi mobil terbang selama expo.


🏛️ Sneak Peek Isi Paviliun Expo

Dalam acara media tersebut, para jurnalis juga mendapat kesempatan melihat interior sejumlah paviliun yang sudah hampir rampung:

  • Paviliun Amerika Serikat: menyambut pengunjung dengan pameran imersif, termasuk batu bulan yang dikumpulkan dari misi Apollo 17 tahun 1972.

  • Paviliun China: menampilkan elemen budaya seperti bambu dan huruf kanji Tiongkok.

Namun, beberapa paviliun masih dalam tahap konstruksi, memicu kekhawatiran apakah semuanya akan selesai tepat waktu sebelum pembukaan resmi.

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi