Menu

Dark Mode
Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk Bonus Episode My Hero Academia “More” Siap Tayang Mei, Diangkat dari Chapter Tambahan Setelah Ending Pria WNI Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyusup ke Rumah Kosong untuk Mencuri Buron 7 Tahun, Pria Jepang Ditangkap atas Kasus Pembunuhan Wanita di Roppongi Gempa M6,2 Guncang Hokkaido, Jepang, Tanpa Peringatan Tsunami Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

Teknologi

Hotel Kapsul Canggih di Tokyo Gunakan AI dan Sensor untuk Analisis Tidur Pengunjung


					Hotel Kapsul Canggih di Tokyo Gunakan AI dan Sensor untuk Analisis Tidur Pengunjung Perbesar

Sebuah hotel kapsul di Tokyo sedang mengumpulkan dan menganalisis data detak jantung, frekuensi pernapasan, dan data lain dari para tamu untuk meningkatkan kualitas tidur.

Perusahaan teknologi informasi NTT Data Japan Corp. membuka hotel Sleep Lab pada 9 Agustus di depan Stasiun Shinagawa, Tokyo. Data yang dikumpulkan juga akan digunakan untuk membantu produsen makanan, minuman, dan perlengkapan tidur dalam mengembangkan produk yang lebih baik terkait tidur.

NTT Data bekerja sama dengan Nine Hours Inc., penyedia layanan analisis tidur, untuk proyek ini. Hotel ini memiliki 70 kamar khusus untuk pria, dengan tarif per malam rata-rata antara 8.000 yen (sekitar 54 dolar AS) hingga 9.000 yen, tergantung musim dan hari.

Proyek ini menargetkan berbagai jenis tamu, seperti pekerja, wisatawan, dan konsumen biasa. Setiap unit kapsul berukuran 1,2 meter x 1,2 meter dan memiliki kedalaman sekitar 2,1 meter.

Kamera inframerah dan mikrofon terarah dipasang di atas kepala tamu yang sedang berbaring. Sensor di bawah seprai mendeteksi gerakan tubuh. Perangkat ini dirancang untuk mencatat durasi tidur, jumlah gerakan, apnea (henti napas), volume mendengkur, dan detail lainnya. Para tamu dapat menerima laporan tentang tidur mereka setelahnya, dan data anonim akan dijual kepada perusahaan dengan persetujuan tamu.

Hotel ini juga menjual produk terkait tidur seperti perlengkapan tidur dan makanan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas tidur. Tamu dapat mencoba produk-produk ini dan memberikan umpan balik kepada produsen.

“Kami berharap hasil analisis dapat digunakan untuk memverifikasi efektivitas produk dan mengembangkan barang baru,” ujar perwakilan proyek.

Hotel yang dioperasikan oleh Nine Hours ini terletak di kompleks komersial milik NTT Data. Dengan memanfaatkan keahlian bisnis NTT Data, Nine Hours berencana menggunakan data tidur ini dengan lebih efektif. Rencana ke depan termasuk penggunaan sensor suhu tubuh dalam yang sedang dikembangkan oleh NTT dan perluasan program ini untuk melibatkan tamu wanita.

 

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional

24 April 2026 - 10:10 WIB

Film Live-Action Gundam Mulai Produksi, Netflix Tambah Deretan Aktor Baru

22 April 2026 - 15:10 WIB

NeoGeo AES+ Resmi Hadir, Konsol Legendaris SNK Reborn dengan Teknologi Asli

20 April 2026 - 15:10 WIB

Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik

17 April 2026 - 13:10 WIB

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News