Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

News

Jepang Pastikan Pasokan Minyak Tetap Aman Meski Selat Hormuz Ditutup

badge-check


					Jepang Pastikan Pasokan Minyak Tetap Aman Meski Selat Hormuz Ditutup Perbesar

Jepang memperkirakan volume impor minyak mentah pada Juli akan tetap setara dengan periode yang sama tahun lalu, meskipun jalur energi penting Selat Hormuz saat ini praktis tidak dapat digunakan akibat konflik di Timur Tengah.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan pemerintah berhasil mengamankan pasokan tambahan dari negara-negara di luar Timur Tengah, termasuk Amerika Serikat dan Meksiko.

Selama ini, lebih dari 90% impor minyak mentah Jepang berasal dari Timur Tengah. Namun, terganggunya pengiriman melalui Selat Hormuz—jalur yang biasanya dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dan gas alam cair dunia—memaksa Jepang mencari sumber pasokan alternatif.

Menurut Takaichi, cadangan dan pasokan yang telah diamankan saat ini diperkirakan cukup untuk menjaga kestabilan kebutuhan energi Jepang hingga Maret 2028.

Impor minyak dari Amerika Serikat pada Juli diproyeksikan meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Jepang juga akan menerima pengiriman minyak pertamanya dari Meksiko pada bulan yang sama.

Sejak memburuknya situasi di Timur Tengah dan meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Jepang mulai mempercepat diversifikasi sumber energinya. Pengiriman minyak mentah pertama dari Amerika Serikat tiba pada April lalu, sementara sejak Mei Jepang juga telah memperoleh pasokan dari Azerbaijan, Sudan Selatan, dan wilayah Sakhalin di Rusia.

Sumber pemerintah menyebutkan bahwa impor minyak Jepang pada Juni diperkirakan mencapai sekitar 80% dari volume tahun lalu, sedangkan proyeksi Juli menunjukkan kemajuan lebih lanjut dalam upaya mencari pasokan pengganti.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

20 July 2026 - 10:43 WIB

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News