Menu

Dark Mode
Wanita Warga China Dirampok Rp870 Juta di Dekat Stasiun Ikebukuro Tokyo Jepang Pastikan Pasokan Minyak Tetap Aman Meski Selat Hormuz Ditutup Kapten Timnas Jepang Wataru Endo Mundur dari Skuad Timnas karena Cedera dan Umumkan Pensiun Internasional Tiga Bank Raksasa Jepang Akan Luncurkan Stablecoin Bersama untuk Investasi Saham Parlemen Jepang Setujui Buku Pelajaran Digital, Mulai Berlaku Paling Cepat Tahun 2030 Prefektur Saga Jadi Rumah bagi Pusat Edukasi Sampah Plastik Laut Pertama di Jepang Barat

Teknologi

Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima


					Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima Perbesar

Dua hari sebelum dimulainya pengangkatan puing-puing di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima No. 1 secara uji coba, sebuah fasilitas yang akan menganalisis material tersebut diperlihatkan kepada media.

Badan Energi Atom Jepang (JAEA) pada 20 Agustus membuka fasilitas yang akan memeriksa puing-puing bahan bakar nuklir yang meleleh dari salah satu reaktor yang rusak di Pembangkit Fukushima No. 1.

Laboratorium ini akan menganalisis struktur dan sifat puing-puing menggunakan peralatan analisis sinar-X dan mikroskop elektron.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi reaktor pada saat kecelakaan yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami besar pada Maret 2011, serta menilai kemungkinan terjadinya kondisi kritis.

Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO), pengelola pembangkit, berencana mengambil beberapa gram puing dari reaktor No. 2 di pembangkit tersebut.

Puing yang diambil akan diangkut dalam kontainer yang dirancang untuk melindungi dari radiasi tingkat tinggi.

Pekerja akan menggunakan perangkat yang dikendalikan dari jarak jauh untuk mengeluarkan puing-puing dari kontainer dan menganalisisnya sambil memantau proses tersebut melalui jendela kaca.

JAEA bertujuan menyusun hasil analisis tersebut pada akhir tahun fiskal ini.

“Meskipun analisis hanya melibatkan jumlah yang kecil, kami yakin itu akan memberikan data yang dapat menggambarkan kondisi di dalam reaktor,” kata Hideki Ogino, kepala insinyur di Institut Penelitian dan Rekayasa Fukushima milik JAEA.

“Kami ingin berkontribusi pada proses penghentian operasional reaktor melalui analisis lebih lanjut,” katanya.

JAEA berencana memanfaatkan hasil analisis ini untuk merancang rencana pengangkatan puing berskala penuh di masa mendatang.

 

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mobil Terbang Buatan Jepang Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2028

10 June 2026 - 16:10 WIB

AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa

2 June 2026 - 15:10 WIB

Perusahaan Jepang-China Akan Luncurkan Merek Mobil Baru EMTA di Jepang

28 May 2026 - 14:10 WIB

Jepang Kembangkan Laboratorium AI dan Robot untuk Riset Otomatis 24 Jam

26 May 2026 - 16:10 WIB

Toyota Perkenalkan SUV Listrik Mewah Lexus TZ, Muat 6 Orang dan Bisa Tempuh 620 Km

25 May 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi