Menu

Dark Mode
Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang Anime The Fable Musim Kedua akan Tayang Januari 2027, Teaser Trailer Dirilis Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027 Anime Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Akan Tayang di Jepang dan Amerika Utara pada April 2027 Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

Teknologi

Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima


					Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima Perbesar

Dua hari sebelum dimulainya pengangkatan puing-puing di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima No. 1 secara uji coba, sebuah fasilitas yang akan menganalisis material tersebut diperlihatkan kepada media.

Badan Energi Atom Jepang (JAEA) pada 20 Agustus membuka fasilitas yang akan memeriksa puing-puing bahan bakar nuklir yang meleleh dari salah satu reaktor yang rusak di Pembangkit Fukushima No. 1.

Laboratorium ini akan menganalisis struktur dan sifat puing-puing menggunakan peralatan analisis sinar-X dan mikroskop elektron.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi reaktor pada saat kecelakaan yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami besar pada Maret 2011, serta menilai kemungkinan terjadinya kondisi kritis.

Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO), pengelola pembangkit, berencana mengambil beberapa gram puing dari reaktor No. 2 di pembangkit tersebut.

Puing yang diambil akan diangkut dalam kontainer yang dirancang untuk melindungi dari radiasi tingkat tinggi.

Pekerja akan menggunakan perangkat yang dikendalikan dari jarak jauh untuk mengeluarkan puing-puing dari kontainer dan menganalisisnya sambil memantau proses tersebut melalui jendela kaca.

JAEA bertujuan menyusun hasil analisis tersebut pada akhir tahun fiskal ini.

“Meskipun analisis hanya melibatkan jumlah yang kecil, kami yakin itu akan memberikan data yang dapat menggambarkan kondisi di dalam reaktor,” kata Hideki Ogino, kepala insinyur di Institut Penelitian dan Rekayasa Fukushima milik JAEA.

“Kami ingin berkontribusi pada proses penghentian operasional reaktor melalui analisis lebih lanjut,” katanya.

JAEA berencana memanfaatkan hasil analisis ini untuk merancang rencana pengangkatan puing berskala penuh di masa mendatang.

 

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi