Menu

Dark Mode
Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan Witch and Mercenary” Resmi Jadi Anime, Tayang 2027 di TV Jepang Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025

News

Angka Kematian Lalu Lintas di Jepang Tahun 2024 Mencapai Rekor Rendah Ketiga Sejak 1948

badge-check


					High angle view of Metropolitan Expressway in early morning. Perbesar

High angle view of Metropolitan Expressway in early morning.

Badan Kepolisian Nasional Jepang (NPA) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh Jepang pada tahun 2024 mencapai 2.663 jiwa, turun 15 jiwa (0,6%) dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi yang terendah ketiga sejak pencatatan statistik dimulai pada tahun 1948.

Jumlah kecelakaan yang terjadi adalah 290.792 kasus, turun 17.138 kasus, sementara jumlah korban luka menurun menjadi 343.756 orang, berkurang 21.839 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Korban meninggal usia 65 tahun ke atas meningkat sebanyak 47 jiwa menjadi 1.513 jiwa, yang mencakup 56,8% dari total korban jiwa.

Prefektur dengan Korban Tertinggi dan Terendah

  • Tokyo mencatat jumlah korban jiwa tertinggi sebanyak 146 jiwa, diikuti oleh Aichi (141 jiwa) dan Chiba (131 jiwa).
  • Prefektur dengan angka kematian terendah adalah Shimane (9 jiwa), disusul oleh Tottori (15 jiwa) dan Kochi (21 jiwa).

Tingkat Kematian per 100.000 Penduduk

  • Tokushima mencatat tingkat kematian tertinggi untuk dua tahun berturut-turut, yakni 4,75 kematian per 100.000 penduduk.
  • Prefektur lainnya yang juga tinggi adalah Ehime (4,03) dan Yamaguchi (3,93).

Upaya untuk menekan angka kecelakaan terus dilakukan, terutama dengan fokus pada kelompok lansia yang menjadi mayoritas korban.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News