Menu

Dark Mode
Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Lebat Khusus, Warga Diminta Waspada Kondisi Mengancam Nyawa JR Kyushu Umumkan Shinkansen Kyushu Akan Beroperasi Penuh Lagi 18 September Dua Pria Bertopeng Gasak Jam Tangan Mewah Senilai Rp21 Miliar dalam Hitungan Detik di Pusat Perbelanjaan Anime Tokyo Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV

News

Asik, Revisi Aturan Belanja Bebas Pajak Bagi Wisatawan Asing ke Jepang Bakal Bikin Kalap Belanja Mulai Berlaku 2026

badge-check


					Asik, Revisi Aturan Belanja Bebas Pajak Bagi Wisatawan Asing ke Jepang Bakal Bikin Kalap Belanja Mulai Berlaku 2026 Perbesar

Pemerintah Jepang tengah merencanakan reformasi pajak besar-besaran untuk menarik lebih banyak wisatawan asing sekaligus mengatasi penyalahgunaan sistem bebas pajak yang ada saat ini.

Dalam perubahan yang akan diperkenalkan pada awal tahun fiskal 2026, pengunjung asing akan menikmati sistem baru pengembalian pajak konsumsi (PPN) yang dilakukan saat mereka meninggalkan Jepang.

Apa yang Berubah?

  1. Penghapusan Batas Pembelian
    Batas pembelian bebas pajak sebesar 500.000 yen untuk barang seperti kosmetik dan makanan akan dihapus. Hal ini memungkinkan wisatawan berbelanja tanpa khawatir melewati batas maksimal.
  2. Sistem Baru Pengembalian Pajak
    Saat ini, wisatawan dapat membeli barang bebas pajak langsung di toko. Namun, sistem ini sering disalahgunakan untuk praktik tenbai (penjualan kembali ilegal). Dengan reformasi baru, pajak konsumsi akan tetap dibayarkan saat pembelian dan dikembalikan di bandara internasional sebelum wisatawan meninggalkan Jepang.
  3. Kemudahan Proses Pengembalian Pajak
    Proses pengembalian pajak akan menggunakan terminal otomatis di bandara, di mana paspor pengunjung akan dipindai untuk memverifikasi pembelian mereka.
  4. Penghapusan Kemasan Khusus
    Pemerintah juga mempertimbangkan menghilangkan keharusan menggunakan kemasan khusus untuk barang bebas pajak, yang selama ini digunakan untuk memastikan barang belum dibuka.

Langkah ini bertujuan untuk mencegah praktik tenbai sekaligus meningkatkan pengalaman belanja wisatawan asing. Dengan penghapusan batas pembelian dan sistem pengembalian pajak yang lebih fleksibel, Jepang berharap dapat mendorong konsumsi masuk yang lebih besar dan memperkuat posisinya sebagai destinasi belanja dunia.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Lebat Khusus, Warga Diminta Waspada Kondisi Mengancam Nyawa

28 August 2026 - 15:10 WIB

JR Kyushu Umumkan Shinkansen Kyushu Akan Beroperasi Penuh Lagi 18 September

28 August 2026 - 14:10 WIB

Dua Pria Bertopeng Gasak Jam Tangan Mewah Senilai Rp21 Miliar dalam Hitungan Detik di Pusat Perbelanjaan Anime Tokyo

28 August 2026 - 13:10 WIB

Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

28 August 2026 - 10:10 WIB

Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

26 August 2026 - 18:10 WIB

Trending on News