Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

Jelang Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK, Pelatih Jepang Moriyasu Waspadai Gaya Permainan Skuad Garuda

badge-check


					Jelang Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK, Pelatih Jepang Moriyasu Waspadai Gaya Permainan Skuad Garuda Perbesar

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan bahwa keberadaan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia membuatnya merasa deg-degan jelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat, 15 November 2024. Menurutnya, kehadiran pemain keturunan yang bermain di liga Asia dan Eropa memberi Timnas Indonesia kekuatan baru yang belum pernah ada sebelumnya.

“Timnas Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan yang belum pernah mereka miliki sebelumnya. Banyak pemain naturalisasi mereka yang memiliki pengalaman bermain di Eropa,” kata Moriyasu, seperti dikutip dari Nikkan Sports.

Selain soal pemain naturalisasi, Moriyasu juga mewaspadai gaya permainan Timnas Indonesia yang dikenal memiliki pertahanan kokoh dan serangan cepat. Ia menilai tekanan intens dari skuad Garuda seringkali membuat lawan kesulitan menguasai bola dan menjalankan strategi.

“Indonesia adalah tim dengan pertahanan solid dan serangan cepat. Mereka juga mampu memberikan tekanan yang sangat intens, yang membuat lawan kesulitan membawa bola ke depan,” lanjutnya.

Di klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jepang masih memimpin dengan perolehan 10 poin. Sementara itu, Timnas Indonesia berada di peringkat kelima dengan 3 poin, hasil dari tiga kali imbang dan satu kekalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News