Menu

Dark Mode
Rispek King! 5 Peserta Magang Indonesia Terima Penghargaan Usai Selamatkan Lansia di Jepang Dua Perempuan dan Satu Pria Tewas di Hikone, Jepang! Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Bersama Polisi Ibaraki Tangkap 23 WNA Ilegal, 19 Diantaranya Warga Indonesia Setelah 70 Tahun, Jepang Pertimbangkan Aturan Sanksi untuk Pria Hidung Belang Didorong Lansia, Perempuan, dan Pekerja Asing, Angkatan Kerja Jepang Catat Rekor 70 Juta Orang pada 2025 Adaptasi Anime Saijō no Osewa Siap Mengudara Juli 2026

News

Bandara Kobe Siap Layani Penerbangan Internasional Mulai 18 April

badge-check


					Bandara Kobe Siap Layani Penerbangan Internasional Mulai 18 April Perbesar

Bandara Kobe akan mulai mengoperasikan penerbangan internasional pada 18 April, menandai perubahan besar dari status sebelumnya yang hanya melayani penerbangan domestik. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata dan perekonomian kota Kobe.

Rute internasional baru ini akan menghubungkan Kobe dengan lima kota di Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan, yaitu Seoul, Shanghai, Nanjing, Taipei, dan Taichung. Penerbangan ini awalnya akan beroperasi sebagai layanan charter, dengan total 40 perjalanan pulang-pergi setiap minggu. Semua rute akan tersedia setiap hari, kecuali rute ke Taipei yang akan melayani lima perjalanan pulang-pergi per minggu.

Terminal baru telah dibangun khusus untuk melayani penerbangan internasional ini. Meskipun secara teknis diklasifikasikan sebagai penerbangan charter yang diatur oleh agen perjalanan berdasarkan permintaan, tiket tetap dapat dibeli langsung melalui situs web maskapai, sehingga pengalaman terbangnya serupa dengan penerbangan reguler.

Internasionalisasi Bandara Kobe menjadi mungkin setelah adanya pelonggaran regulasi yang sebelumnya membatasi jalur penerbangan karena adanya kesepakatan berbagi rute dengan Bandara Internasional Kansai dan Bandara Itami Osaka.

Menurut Institut Penelitian Ekonomi Hyogo, penerbangan internasional ini diperkirakan akan menarik tambahan 300.000 wisatawan mancanegara ke Kobe setiap tahunnya, dan berpotensi memberikan dampak ekonomi sebesar 10,4 miliar yen (sekitar 72,79 juta dolar AS) untuk Prefektur Hyogo. Jika wisatawan memperpanjang masa tinggal mereka di prefektur ini hanya satu hari, dampak ekonominya dapat meningkat sebesar 8,2 miliar yen lagi.

Pelaku pariwisata di Hyogo pun menyambut baik langkah ini. Sementara tetangganya, Prefektur Osaka dan Kyoto, masing-masing menerima 14,09 juta dan 10,49 juta wisatawan asing pada tahun 2024, Hyogo tertinggal jauh dengan hanya 1,88 juta pengunjung. Akses langsung ke Kobe diharapkan dapat memperkecil kesenjangan tersebut.

Destinasi lokal seperti kawasan onsen Arima sangat berpotensi mendapatkan manfaat dari kemudahan akses baru ini. Dari Bandara Kobe, hanya dibutuhkan sekitar 30 menit perjalanan dengan mobil untuk mencapai Arima—jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan dari Bandara Kansai.

Di distrik Pecinan Kobe, Nankinmachi, para pelaku usaha juga optimistis. Kawasan wisata populer ini belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi COVID-19, dengan jumlah pengunjung yang baru mencapai 80–90 persen dari tingkat sebelum pandemi.

“Penerbangan internasional bisa menjadi dorongan besar bagi perekonomian Kobe,” kata Shoichi Go, kepala asosiasi pemilik toko di Nankinmachi. “Kami berharap nantinya akan ada juga penerbangan langsung dari Eropa dan Amerika Utara.”

Wali Kota Kobe, Kizo Hisamoto, juga menekankan potensi yang lebih luas. “Ini bukan hanya soal pariwisata. Penerbangan internasional akan membuka pintu bagi peluang bisnis baru bagi kota ini,” ujarnya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rispek King! 5 Peserta Magang Indonesia Terima Penghargaan Usai Selamatkan Lansia di Jepang

31 January 2026 - 20:04 WIB

Dua Perempuan dan Satu Pria Tewas di Hikone, Jepang! Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Bersama

31 January 2026 - 20:04 WIB

Polisi Ibaraki Tangkap 23 WNA Ilegal, 19 Diantaranya Warga Indonesia

31 January 2026 - 20:03 WIB

Setelah 70 Tahun, Jepang Pertimbangkan Aturan Sanksi untuk Pria Hidung Belang

31 January 2026 - 18:30 WIB

Didorong Lansia, Perempuan, dan Pekerja Asing, Angkatan Kerja Jepang Catat Rekor 70 Juta Orang pada 2025

31 January 2026 - 15:30 WIB

Trending on News