Menu ✖

Dark Mode
Dua WNI Dikonfirmasi Meninggal Dunia Setelah Terseret Ombak Saat Memancing di Ibaraki, Jepang Suntory hingga Nojima Alami Kebocoran Data, Informasi Pribadi Jutaan Pengguna Terdampak Patung Rathalos dan Lagiacrus Monster Hunter Berukuran Asli Bakal Hadir di Mal Jepang Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan

News

Bukan Buat Penumpang! Jepang Punya Shinkansen Tanpa Kursi, Isinya Sayur & Barang Kiriman

badge-check


					Bukan Buat Penumpang! Jepang Punya Shinkansen Tanpa Kursi, Isinya Sayur & Barang Kiriman Perbesar

Di tengah turunnya salju, Jepang memperkenalkan sebuah Shinkansen yang tampil beda. Dari luar, kereta ini langsung mencuri perhatian karena jendelanya dihiasi desain sayuran dan buah-buahan, bukan tampilan polos seperti biasanya.

Begitu masuk ke dalam, kejutan sebenarnya terlihat. Tidak ada satu pun kursi penumpang. Seluruh kursi yang biasanya digunakan untuk penumpang dicopot, lalu lantai kereta dilapisi material anti-selip. Kereta ini memang bukan untuk manusia, melainkan khusus mengangkut barang.

Shinkansen khusus logistik ini terdiri dari 7 gerbong dan mampu mengangkut hingga sekitar 1.000 boks sekali jalan. Barang yang diangkut pun beragam, mulai dari produk segar seperti sayur dan buah, hingga perangkat presisi dan barang sensitif yang membutuhkan pengiriman cepat.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi JR東日本 untuk memperkuat layanan pengiriman barang berkecepatan tinggi lewat jalur kereta. Tidak hanya itu, perusahaan juga mulai memanfaatkan kendaraan pengangkut tanpa awak yang membawa barang langsung ke sisi Shinkansen, sehingga mengurangi kebutuhan tenaga manusia saat proses muat.

Shinkansen khusus barang ini dijadwalkan mulai beroperasi pada hari kerja mulai tanggal 23 bulan depan, dengan rute Morioka menuju Tokyo (arah naik) sebanyak satu perjalanan per hari.

Dengan inovasi ini, Jepang kembali menunjukkan bagaimana transportasi cepat bukan cuma soal penumpang, tapi juga logistik masa depan.

Sc : NTV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua WNI Dikonfirmasi Meninggal Dunia Setelah Terseret Ombak Saat Memancing di Ibaraki, Jepang

4 November 2026 - 12:10 WIB

Suntory hingga Nojima Alami Kebocoran Data, Informasi Pribadi Jutaan Pengguna Terdampak

4 November 2026 - 10:10 WIB

Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi

3 November 2026 - 13:10 WIB

Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan

3 November 2026 - 10:10 WIB

Istana Kekaisaran Jepang Buka Pusat Wisata Baru, Ada Kafe Pertama dan Dek Observasi di Atap

2 November 2026 - 13:10 WIB

Trending on News